Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 1 Des 2023 13:00 WITA ·

Tari Topeng Panji sebagai Bagian dari Kekayaan Seni Budaya Kukar


 Tari Topeng Panji sebagai Bagian dari Kekayaan Seni Budaya Kukar Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Kutai Kartanegara, yang dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, juga memiliki kekayaan seni budaya yang tak kalah menarik.

Salah satu contohnya adalah Tari Topeng Panji, sebuah tarian yang mengangkat kisah sedih seorang dewa yang turun ke bumi untuk menjalankan tugasnya.

Dalam gerakannya, Tari Topeng Panji dimulai dengan persiapan seorang perempuan yang berdandan untuk berpergian.

Dewa Panji, yang merupakan tokoh utama dalam tarian ini, mengantarkan kekasihnya turun ke bumi dengan rasa sedih dan berat hati.

Sebelum kekasihnya meninggalkan surga, dewa Panji mengajak sang pujaan hati untuk berbincang-bincang sejenak.

Menurut Aji Ira Martalila dari Sanggar Tari Cahaya Kedaton, tarian ini bercerita tentang kesedihan dewa Panji yang ditinggalkan kekasihnya.

Setelah berpisah cukup lama, dewa Panji memutuskan untuk turun ke bumi dan mencari sang pujaan hati yang telah berkuasa di sana. Dengan pencarian yang panjang, dewa Panji akhirnya berhasil menemukan kekasihnya.

“Jadi gerakannya yakni berupa persiapan dewa dewi untuk turun ke bumi seperti sedang berdandan seperti mau bepergian dan tadi si dewa nya seperti menunjukan kesedihan karena akan ditinggalkan” terangnya.

Tari Topeng Panji biasanya dipentaskan pada festival tari atau upacara lainnya. Uniknya, tarian ini memiliki kekhususan di mana pertunjukan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat tertentu yang memiliki kesakralan.

“Kalau dulu tari topeng ini khusus ditampilkan di keraton saja kalau sekarang kan sudah bisa disaksikan masyarakat umum,” ujarnya.

Kisah cinta antara dewa Panji dan pujaan hatinya, yang terwujud dalam Tari Topeng Panji, tidak hanya menjadi bagian dari seni budaya Kutai Kartanegara tetapi juga menjadi daya tarik yang memperkaya keberagaman seni tradisional di Indonesia.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 298 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH