Menu

Mode Gelap
10 Kali Water Bombing Digelar, Karhutla di Sekitar IKN Mulai Mereda Karhutla Mengancam IKN, Helikopter Caracal Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan 11 Orangutan Yatim Piatu Dievakuasi Saat Karhutla Terjang KHDTK Samboja Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

IKN NUSANTARA · 3 Agu 2025 11:15 WITA ·

Wakil Menteri Luar Negeri Buka Kongres Diaspora ke-8 di IKN, Serukan Kolaborasi Strategis Bangun Kota Global


 Wakil Menteri Luar Negeri Buka Kongres Diaspora ke-8 di IKN, Serukan Kolaborasi Strategis Bangun Kota Global Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Kongres Diaspora Indonesia (CID) ke-8 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, pada Sabtu (02/08/2025) di Multifunction Hall, Kantor Kementerian Koordinator 3, Ibu Kota Nusantara (IKN). Kongres ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan Diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat peradaban masa depan.

President of Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulityawan Wibisono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi kongres mencerminkan kepercayaan Diaspora terhadap masa depan Ibu Kota Negara.

“Kongres ini digelar di Nusantara karena inilah ibu kota masa depan Indonesia. Kami harap Diaspora menyuarakan kepada dunia apa yang kalian saksikan di sini. Terima kasih kepada Otorita IKN yang telah menjadi tuan rumah. Kami percaya IKN adalah masa depan bangsa,” ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, turut menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara Diaspora dan IKN dalam menghadirkan kontribusi nyata.

“Harapannya, Diaspora tidak hanya menyampaikan informasi positif tentang IKN, tetapi juga menjalin kolaborasi strategis untuk menjadikan IKN sebagai destinasi ekonomi, budaya, dan investasi,” ungkapnya.

Pembukaan kongres ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan nasional dan daerah, antara lain Kepala Otorita IKN, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar, serta perwakilan DPD Sulawesi Utara.

Pembukaan CID ke-8 ini tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi juga deklarasi tekad kolektif: bahwa masa depan Indonesia dibangun dari sinergi antara kekuatan domestik dan jaringan global. Dengan menjadikan IKN sebagai lokasi kongres, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa kota ini adalah lebih dari sekadar pusat pemerintahan, IKN adalah titik temu visi, jejaring, dan kolaborasi antarbangsa. Di tangan diaspora, IKN tak hanya diperkenalkan ke dunia, tapi juga dikawal sebagai ikon peradaban Indonesia yang ramah, tangguh, dan terbuka untuk semua.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

10 Kali Water Bombing Digelar, Karhutla di Sekitar IKN Mulai Mereda

5 September 2026 - 17:30 WITA

Karhutla Mengancam IKN, Helikopter Caracal Disiapkan untuk Water Bombing

5 September 2026 - 09:00 WITA

OIKN Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Perusahaan Wajib Pulihkan Area Terdampak

4 September 2026 - 16:30 WITA

Cegah Karhutla Di Nusantara, OIKN Perkuat Edukasi Dan Kesiapsiagaan Masyarakat

4 September 2026 - 16:00 WITA

OIKN Perkuat Pengendalian Karhutla di Nusantara, Respons Lapangan Dibagi Tujuh Klaster

4 September 2026 - 15:30 WITA

Tekan Risiko Karhutla, Otorita IKN Dorong Petani Kelola Lahan Tanpa Bakar

4 September 2026 - 08:30 WITA

Trending di IKN NUSANTARA