Menu

Mode Gelap
Kapolresta Samarinda Lantik AKBP Anib Bastian sebagai Wakapolresta Baru Modus Kentang untuk Kelabui Polisi Terbongkar, Polda Kaltim Sita Hampir 2 Kg Sabu Waspada Karhutla Saat El Niño, Laporkan Kejadian Melalui Panic Button Aplikasi IKNOW Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

BERITA DAERAH · 6 Jun 2026 17:00 WITA ·

Komisi II DPRD Samarinda Dorong Akses Permodalan UMKM Lebih Mudah, Iswandi: Jangan Terhambat Administrasi


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dan menggelar sejumlah hearing dengan perbankan guna mendorong kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga program permodalan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat. Foto: Dok. Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dan menggelar sejumlah hearing dengan perbankan guna mendorong kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga program permodalan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat. Foto: Dok. Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemudahan akses pembiayaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya sekaligus memperkuat perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja baru.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dan melakukan sejumlah hearing dengan pihak perbankan agar berbagai program pembiayaan yang tersedia dapat lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM. Menurutnya, masih banyak pengusaha kecil yang memiliki potensi berkembang, namun terkendala keterbatasan modal dan persyaratan administrasi.

“Banyak UMKM yang sebenarnya potensial, tetapi terkendala akses permodalan. Kami ingin pembiayaan menjadi lebih mudah dijangkau masyarakat,” ujar Iswandi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/6/2026).

Ia menilai UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, dukungan terhadap sektor tersebut tidak cukup hanya melalui pelatihan, tetapi juga harus diikuti dengan akses permodalan yang cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Menurut Iswandi, dalam pertemuan dengan pihak perbankan, Komisi II mendorong hadirnya skema kredit yang lebih fleksibel, terutama bagi pelaku usaha yang belum memiliki aset atau jaminan yang memadai untuk memperoleh pinjaman.

Selain kemudahan pembiayaan, ia juga menekankan pentingnya pendampingan administrasi. Sebab, banyak pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam melengkapi dokumen persyaratan ketika mengajukan kredit ke lembaga keuangan.

“Program kredit yang baik harus diikuti dengan pendampingan. Jangan sampai masyarakat gagal memanfaatkan fasilitas yang ada hanya karena terkendala administrasi,” katanya.

Ia menambahkan, proses kurasi atau seleksi terhadap usaha yang layak menerima pembiayaan juga harus dilakukan secara objektif dan transparan agar dana yang disalurkan benar-benar tepat sasaran serta mampu meningkatkan produktivitas usaha.

Dalam hearing yang digelar beberapa waktu lalu, pihak perbankan turut memaparkan berbagai produk pembiayaan bagi UMKM, termasuk skema pinjaman modal usaha tanpa agunan dengan plafon hingga Rp100 juta. Menurut Iswandi, informasi tersebut menjadi peluang yang perlu diketahui lebih luas oleh masyarakat.

“Kami berharap program seperti ini tersosialisasi dengan baik sehingga pelaku UMKM dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha mereka,” ujarnya.

Komisi II DPRD Samarinda, lanjut Iswandi, akan terus mengawal kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku usaha agar tercipta ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berdaya saing.

“Kalau UMKM tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Karena itu, akses permodalan yang mudah dan terjangkau harus terus diperluas demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady 
@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kapolresta Samarinda Lantik AKBP Anib Bastian sebagai Wakapolresta Baru

24 Juli 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH