Menu

Mode Gelap
28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

BERITA DAERAH · 22 Jun 2026 17:00 WITA ·

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik


 Kapolsek Loa Kulu bersama Bhayangkari Ranting Loa Kulu menanam 832 bibit selada hidroponik di Green House Bhayangkari sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Polsek Loa Kulu. Perbesar

Kapolsek Loa Kulu bersama Bhayangkari Ranting Loa Kulu menanam 832 bibit selada hidroponik di Green House Bhayangkari sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Polsek Loa Kulu.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu. Bersama Bhayangkari Ranting Loa Kulu, institusi tersebut memanfaatkan lahan terbatas dengan mengembangkan budidaya tanaman hidroponik melalui penanaman ratusan bibit sayur selada di Green House Bhayangkari Ranting Loa Kulu, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA itu dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, selaku Pembina Bhayangkari Ranting Loa Kulu, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Loa Kulu, Ny. Linda Hari. Turut hadir personel Polsek Loa Kulu beserta jajaran anggota Bhayangkari yang bersama-sama melakukan proses penanaman.

Sebanyak 832 bibit selada ditanam secara presisi pada instalasi hidroponik Talang 2 yang telah disiapkan di dalam green house. Penanaman dilakukan sebagai bagian dari pengembangan pertanian modern yang dinilai lebih efisien, higienis, serta mampu menghasilkan produk hortikultura berkualitas meski di lahan yang terbatas.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif.

“Kami ingin lahan yang ada memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hari, budidaya hidroponik tidak hanya menghasilkan sayuran yang sehat dan berkualitas, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi personel Polri dan Bhayangkari untuk mempelajari teknik pertanian modern yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan, para anggota Bhayangkari dilibatkan secara aktif mulai dari proses penyemaian bibit, penanaman, perawatan tanaman, hingga masa panen. Dengan demikian, mereka tidak hanya memperoleh hasil panen, tetapi juga keterampilan baru dalam mengelola budidaya hidroponik secara berkelanjutan.

“Hidroponik menjadi salah satu solusi pertanian di lahan terbatas,” katanya.

Hari berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi sayuran yang sehat dan higienis, sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut juga diharapkan memiliki nilai ekonomis. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal maupun menjadi contoh bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha pertanian hidroponik skala rumah tangga.

Kapolsek menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada konsistensi dalam perawatan tanaman. Karena itu, personel Polsek Loa Kulu bersama Bhayangkari akan melakukan pemeliharaan rutin, mulai dari pengecekan nutrisi, kebersihan instalasi, hingga evaluasi pertumbuhan tanaman secara berkala.

“Program ini akan kami jalankan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Loa Kulu berharap sinergi antara Polri dan Bhayangkari semakin kuat, tidak hanya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, tetapi juga dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Budidaya hidroponik ini diharapkan menjadi contoh bahwa pemanfaatan lahan terbatas dapat menjadi salah satu solusi mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH