KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Tidak semua perjalanan politik lahir dari ruang kekuasaan. Sebagian justru ditempa dari jalan panjang kehidupan yang penuh pengalaman, jatuh bangun, dan perjumpaan dengan realitas masyarakat. Hal itu tergambar dalam sosok H. Viktor Yuan, S.H., M.H., anggota DPRD Kota Samarinda periode 2024–2029 yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Utara dan Sungai Pinang.
Di balik jas dan ruang rapat legislatif, Viktor membawa kisah hidup yang dibentuk oleh tiga dunia sekaligus: pendidikan hukum, dunia usaha, dan organisasi sosial. Lahir di Muara Pari pada 18 Oktober 1971, ia menapaki pendidikan tinggi di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 2001. Hampir dua dekade kemudian, ia kembali memperdalam ilmunya hingga meraih Magister Hukum dari Universitas Merdeka Malang pada 2018.
Pendidikan hukum itu bukan sekadar formalitas. Bagi Viktor, itu menjadi kompas dalam membaca persoalan sosial dan ekonomi yang ia temui di lapangan. Namun, sebelum benar-benar masuk ke dunia politik, ia lebih dulu menghabiskan waktu panjang di dunia usaha.
Sejak 2011, Viktor dipercaya memimpin sejumlah perusahaan di Kalimantan Timur, mulai dari sektor energi hingga jasa, di antaranya PT Mega Jaya Energi, CV Harapan Samarinda Jaya, PT Tuah Bumi Kalimantan, dan PT Sinar Ana Jaya. Dari ruang bisnis itulah ia belajar tentang ketidakpastian, risiko, dan keputusan cepat yang sering kali menentukan nasib banyak orang.
“Di usaha itu, semua serba nyata,” ujarnya singkat.
Dari pengalaman bisnis, langkahnya kemudian berlanjut ke dunia organisasi. Ia pernah menjabat Ketua KNPI Kalimantan Timur periode 2011–2014, Sekretaris DPP KNPI, hingga Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur. Di sisi lain, ia juga terlibat dalam pemberdayaan masyarakat sebagai Dewan Pembina Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda.
Jejak organisasi itu memperluas ruang pengabdiannya. Di Partai Demokrat, Viktor menapaki struktur kepemimpinan dengan menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Samarinda periode 2016–2021, sebelum kini dipercaya sebagai Ketua Tim Pertimbangan DPC Partai Demokrat Samarinda periode 2022–2027.
Namun, bagi Viktor, semua posisi itu hanya alat. Yang lebih penting adalah bagaimana keberadaan seorang wakil rakyat benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Di luar politik formal, ia juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai Ketua Yayasan Masjid As-Salam Bumi Sempaja Samarinda dan Ketua Umum Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD).
Di DPRD Kota Samarinda, ia membawa visi “Samarinda Juara” yang diterjemahkan dalam upaya memperjuangkan kelompok-kelompok yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat: guru, tenaga kesehatan, buruh, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Yang penting itu rakyat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.
Melalui kegiatan reses dan pertemuan langsung dengan warga di daerah pemilihannya, Viktor mengaku banyak menemukan persoalan mendasar yang kerap tidak terlihat di meja kebijakan. Dari sana, ia membawa suara masyarakat ke dalam pembahasan di tingkat legislatif.
Bagi Viktor, menjadi wakil rakyat bukan sekadar jabatan, melainkan jembatan yang menghubungkan dua dunia: harapan warga dan kebijakan pemerintah. Latar belakang hukum, pengalaman usaha, serta kiprah organisasi membuatnya memandang politik bukan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai ruang pengabdian yang terus diuji oleh realitas.
Di tengah dinamika Kota Samarinda yang terus tumbuh, perjalanan hidup Viktor Yuan menjadi pengingat bahwa politik bisa lahir dari pengalaman panjang manusia dari kerja keras, perjumpaan dengan masyarakat, hingga kesadaran bahwa setiap keputusan di ruang kekuasaan selalu kembali pada satu hal kehidupan orang banyak.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












