Menu

Mode Gelap
MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan Kebakaran Bukit Tengkorak Disorot, Otorita IKN Temukan Dugaan Pembukaan Lahan 10 Kali Water Bombing Digelar, Karhutla di Sekitar IKN Mulai Mereda

OLAHRAGA · 9 Sep 2026 11:00 WITA ·

MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak


 Ketua Panitia MBU CUP II 2026, Zainal Farihin, bersama anggota DPRD Kukar, Safruddin alias Daeng Tiger, menerima Piala Bergilir MBU CUP Muara Badak dari kapten PPMB FC selaku juara bertahan. Foto: Panitia MBU CUP II 2026. Perbesar

Ketua Panitia MBU CUP II 2026, Zainal Farihin, bersama anggota DPRD Kukar, Safruddin alias Daeng Tiger, menerima Piala Bergilir MBU CUP Muara Badak dari kapten PPMB FC selaku juara bertahan. Foto: Panitia MBU CUP II 2026.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 22 tim sepak bola ambil bagian dalam MBU CUP II 2026 yang digelar di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antartim, tetapi juga diarahkan sebagai sarana pembinaan sekaligus pencarian talenta-talenta sepak bola lokal.

Kompetisi edisi kedua tersebut resmi dibuka oleh Camat Muara Badak, Hj. Nurhaeda, dan dihadiri anggota DPRD Kukar, Safruddin atau Daeng Tiger, di Stadion Mini Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Sabtu (5/9/2026).

Kehadiran MBU CUP II 2026 menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga sepak bola di Muara Badak. Melalui kompetisi yang digelar secara terarah, para pemain mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun mental dan karakter dalam menghadapi persaingan.

Ketua Panitia MBU CUP II 2026, Zainal Farihin, mengatakan turnamen tersebut merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan sebelumnya. Menurutnya, keberlanjutan kompetisi penting untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada pemain dan klub lokal dalam mengembangkan potensi mereka.

“Ini menjadi ruang bagi pemain lokal untuk berkembang,” kata Zainal.

Ia menjelaskan, MBU CUP II 2026 diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sekaligus memberikan pengalaman kompetitif bagi para pemain. Tidak hanya mengejar hasil pertandingan, peserta juga dituntut menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan prinsip fair play selama kompetisi berlangsung.

Menurut Zainal, pembinaan pemain muda menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan turnamen. Kompetisi di tingkat lokal dinilai dapat menjadi tahapan penting bagi pemain untuk mengukur kemampuan sebelum menghadapi persaingan pada level yang lebih tinggi.

Karena itu, MBU CUP II 2026 diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang nantinya dapat memperkuat tim daerah dalam berbagai kompetisi. Salah satunya sebagai persiapan menghadapi Bupati Cup Kukar, yang menjadi salah satu ajang lebih besar bagi pemain dan klub di tingkat kabupaten.

Dari sisi penyelenggaraan, panitia juga berupaya menjaga kualitas pertandingan dengan melibatkan wasit lokal Muara Badak yang telah memiliki lisensi. Penggunaan perangkat pertandingan yang berlisensi diharapkan dapat mendukung jalannya kompetisi secara tertib, objektif, dan sesuai aturan permainan.

Sebanyak 22 tim peserta kemudian dibagi ke dalam tujuh grup. Pada fase grup, pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi, sehingga setiap tim memiliki kesempatan untuk saling berhadapan dan mengumpulkan poin untuk menentukan peluang melaju ke tahap berikutnya.

Selain persaingan di lapangan, turnamen ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarpemain, klub, komunitas sepak bola, pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran kompetisi diharapkan mampu menciptakan suasana olahraga yang sehat sekaligus menjadi hiburan positif bagi warga Muara Badak dan sekitarnya.

Zainal berharap seluruh rangkaian MBU CUP II 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pertandingan terakhir. Ia juga mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas serta menjadikan turnamen sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan masing-masing.

“Semoga berjalan lancar dan memotivasi pemain muda,” ujarnya.

Dengan melibatkan puluhan tim dan memberikan ruang bagi pemain lokal untuk berkompetisi, MBU CUP II 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai turnamen tahunan semata. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola yang berkelanjutan di Muara Badak, sekaligus membuka peluang bagi munculnya talenta baru yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

 

Pewarta : Fairuzzabady
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal

9 September 2026 - 12:00 WITA

Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Biliar dan Tawa Warnai HUT ke-81 RI, Wartawan PWI Kukar Pererat Kebersamaan

16 Agustus 2026 - 16:00 WITA

IODI Kaltim Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurnas 2026 di Jakarta

16 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Rayakan HUT RI, Wartawan Kukar Adu Strategi di Meja Domino dan Biliar

14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Perjuangan Mandiri Berbuah Prestasi, Muaythai Kaltim Sabet 3 Emas di Ajang Nasional

10 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH