Menu ✖

Mode Gelap
Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

BERITA DAERAH · 1 Okt 2026 14:00 WITA ·

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare


 Kebakaran melanda areal eks HGU PTPN 13 Tanjung Santan di Desa Bunga Putih, Marangkayu, Kukar. Api membakar kawasan hutan bambu, semak belukar, dan rawa gambut dengan luasan diperkirakan mencapai 150 hektare. Perbesar

Kebakaran melanda areal eks HGU PTPN 13 Tanjung Santan di Desa Bunga Putih, Marangkayu, Kukar. Api membakar kawasan hutan bambu, semak belukar, dan rawa gambut dengan luasan diperkirakan mencapai 150 hektare.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran melanda areal eks HGU PTPN 13 Tanjung Santan di Desa Bunga Putih, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (30/9/2026) malam. Hasil pengecekan di lapangan menemukan sejumlah titik api dan kobaran yang masih aktif di kawasan tersebut.

Informasi kebakaran diterima Panit Intelkam Polsek Marangkayu, IPDA Parsono, dari warga dan Kasi Trantib Kecamatan Marangkayu sekitar pukul 24.00 WITA. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi bersama Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib, serta warga setempat.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi kebakaran sekaligus melihat kemungkinan penyekatan agar api tidak semakin meluas. Dari hasil pemantauan, titik api ditemukan di sejumlah bagian areal eks kebun PTPN 13 Tanjung Santan, terutama pada kawasan hutan bambu, semak belukar, dan lahan rawa gambut.

Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 150 hektare. Besarnya area yang terbakar serta kondisi medan menjadi kendala utama dalam upaya penanganan di lapangan.

Kawasan tersebut didominasi lahan gambut dan vegetasi bambu serta semak belukar. Selain sulit dijangkau, kondisi medan juga memiliki risiko terhadap keselamatan apabila dilakukan pemadaman secara langsung oleh warga.

“Lokasi cukup sulit dijangkau, sehingga pemadaman langsung terkendala,” demikian kondisi yang disampaikan dalam pengecekan di lapangan.

Petugas bersama warga selanjutnya melakukan pemantauan dan penyekatan secara terbatas pada bagian lokasi yang masih memungkinkan untuk dijangkau. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi api meluas ke area lain.

Kebakaran juga berpotensi menjalar ke areal kebun karet plasma Kelompok 2 yang dikelola masyarakat Desa Bunga Putih. Karena itu, pemantauan terhadap perkembangan titik api terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas maupun warga.

Hingga kegiatan pengecekan selesai, belum dilakukan pemadaman secara langsung di titik-titik kebakaran karena kondisi lokasi yang sulit dijangkau. Penanganan di lapangan lebih difokuskan pada pemantauan dan penyekatan di area yang dapat diakses.

 

Pewarta : Fairuzzabady
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH