Menu

Mode Gelap
28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

BERITA DAERAH · 2 Nov 2023 14:45 WITA ·

Dispar Kaltim Dorong Pelaku Industri Wisata Untuk Kenalkan Latar Belakang Adat dan Budaya Kaltim Lewat Pesan Dalam Produk


 Dispar Kaltim Dorong Pelaku Industri Wisata Untuk Kenalkan Latar Belakang Adat dan Budaya Kaltim Lewat Pesan Dalam Produk Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Sebagai komitmen untuk memperkenalkan tradisi, adat, serta sejarah di lokasi-lokasi pariwisata yang berada di Kaltim, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mendorong para pelaku industri wisata  untuk dapat menyematkan barcode yang berisi berbagai jenis petunjuk serta informasi sejarah yang berharga mengenai destinasi pariwisata yang sedang dikunjungi oleh para wisatawan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Restiawan Baihaqi.

Barcode akan disematkan di produk produk wastra, kriya, maupun souvenir. Barcode akan mengarah ke laman yang telah ditentukan atau dapat berisi tentang video promosi pariwisata.

Dengan inovasi ini dinilai akan turut dapat melingkupi berbagai sektor sisi industri pariwisata, tidak hanya Kawasan pariwisata, namun juga dari sisi ekonomi kreatif.

“Nanti barcode bisa disematkan di produk souvenir, nantinya barcode akan berisi tentang sejarah dari destinasi wisata tersebut atau bisa juga muncul film atau video promosi wisata,” ujar Baihaqi.

Dengan menggunakan sistem barcodes ini, wisatawan akan lebih mudah mengakses berbagai informasi yang berkaitan dengan budaya serta nilai historis di tiap tujuan pariwisata yang mereka kunjungi di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam hal ini, barcode akan menjadi jembatan penting yang melibatkan teknologi dan kebudayaan, menggabungkan masa kini dengan masa lalu secara harmonis dan memungkinkan para wisatawan untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang tujuan wisata yang mereka kunjungi.

“Jadi misalkan Ketika wisatawan Kembali ke kota asal, contoh dari gunung embun, nanti mereka dapat menjelaskan apa sejarahnya gunung embun ini, intinya seperti itu,” jelas Baihaqi.

Melalui inovasi penggunaan barcode ini, dinilai dapat meningkatkan wawasan dan kesadaran serta pengakuan terhadap keindahan serta nilai-nilai yang terkandung dalam pariwisata di wilayah tersebut, menjadikannya lebih menarik dan memikat bagi wisatawan lokal maupun asing.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH