Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026 Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

BERITA DAERAH · 28 Mar 2024 14:45 WITA ·

Masyarakat Desa Muara Enggelam Andalkan Pengelolaan Sumber Daya Alam


 Desa Muara Enggelam,  Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).(kutaipanrita.id) Perbesar

Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).(kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Perputaran ekonomi masyarakat Desa Muara Enggelam,  Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini mengandalkan penghasilan dari perikanan dan budidaya walet.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Muara Enggelam Madi, saat ditemui disela-sela kegiatannya, pada Kamis (28/3/2024).

“Setiap hari terdapat pengepul yang mengambil hasil tangkapan dari nelayan untuk didistribusikan ke luar kota,” ujar Madi.

Lebih lanjut Madi mengemukakan, dari hasil tangkapan ikan itu nantinya akan diolah menjadi berbagai jenis produk, terutama ikan asin yang dikirim ke berbagai wilayah diantaranya, Tenggarong, Samarinda dan Banjarmasin hingga ke Pulau Jawa.

“Hasil tangkapan ini jadikan olahan ikan asin, dan pengirimannya ke berbagai wilayah di Kaltim serta Kalsel hingga Pulau Jawa,” ungkap Madi.

“Untuk pengepulnya, kurang lebih ada sebanyak lima pengepul dan itu rutin berada di Desa Muara Enggelam,” tambah Madi.

Madi juga menyebut bahwa, selain menjadi nelayan, masyarakat Desa Muara Enggelam juga memanfaatkan pembudidayaan walet. Dimana ada ratusan rumah walet telah dibangun di Desa Muara Enggelam.

Menurutnya, hal tersebut memberikan kontribusi yang sangat baik terhadap pertumbuhan ekonomi warga di Desa Muara Enggelam.

“Peluang budidaya walet ini sangat berpengaruh bagi warga desa, yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi lokal,” terang Madi.

Madi juga menegaskan, Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Enggelam akan terus melakukan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.

“Pentingnya menjaga ekosistem alam untuk keberlangsungan hidup. karena kalo alam rusak kita sendiri yang akan merasakan dampaknya,” pungkas Madi.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD

30 Juni 2026 - 19:00 WITA

Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026

30 Juni 2026 - 18:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar

30 Juni 2026 - 17:00 WITA

Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola

30 Juni 2026 - 16:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

30 Juni 2026 - 15:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Anggaran Pengelolaan Aset, Minta Target Kinerja Lebih Terukur

30 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH