Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 7 Mei 2024 11:15 WITA ·

Edi Damansyah : Kutai Kartanegara Miniatur Indonesia


 Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan malam ramah tamah peserta Latsitarda Nusantara ke-44 tahun 2024.(in/kutaipanrita.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan malam ramah tamah peserta Latsitarda Nusantara ke-44 tahun 2024.(in/kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki luas wilayah sekitar 27 ribu km² yang terdiri dari 20 Kecamatan, 193 Desa dan 44 Kelurahan, dengan jumlah penduduk mencapai 700 ribu jiwa.

Tak hanya itu, dengan kemajemukan dan keanekaragaman etnis dan budaya yang terkandung di dalamnya, Kutai Kartanegara  juga disebut sebagai miniatur Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah pada acara silaturahmi dan malam ramah tamah peserta Latsitarda Nusantara ke-44 tahun 2024, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kukar, pada Senin (6/5/2024) malam.

“Menurut penelitian para ahli, Kukar merupakan miniatur Indonesia, karena hampir semua etnis ada di sini,” ungkap Edi Damansyah.

Walaupun dalam keberagaman, kata Edi Damansyah kondisi Kukar tetap kondusif dan rukun sehingga menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat pribumi.

Lebih lanjut Edi Damansyah menyebut bahwa, kondisi geografis Kukar yang disinyalir sebagai daerah dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

Sehingga hal tersebut, membuat masyarakat ketergantungan dengan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak, batu bara, gas dan bahan galian lainnya.

“Hal tersebut tentunya menjadi persoalan jika suatu saat nanti habis,” ujar Edi Damansyah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Kukar bersama pihak terkait telah melakukan inovasi dalam bidang ekonomi seperti pengembangan dibidang pertanian, pariwisata dan sebagainya.

Edi Damansyah juga berharap, program yang dicanangkan dapat menopang perekonomian masyarakat Kukar di masa-masa sulit.

“Melalui pengembangan ekonomi kreatif, kita berharap dapat menjadi kekuatan saat krisis ekonomi melanda,”  pungkasnya.(adv/diskominfo_kukar)/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH