Menu

Mode Gelap
Kapolres Kukar Cup 2026 Buka Peluang Pecatur Pemula Tampil di Turnamen Resmi Strategi Pelepasliaran Bertahap Antar Bagus, Eboni, dan Ruby Perkuat Peluang Bertahan Hidup di Alam Bagus, Eboni, dan Ruby Kembali ke Habitat, Tiga Orangutan Perkuat Populasi Liar di Kutai Timur Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

BERITA DAERAH · 1 Jun 2024 09:30 WITA ·

Dukung Program Penurunan Angka Stunting, Kelurahan Melayu Lakukan Penguatan di Posyandu


 Lurah Melayu, Aditya Rakhman (kutaipanrita.id) Perbesar

Lurah Melayu, Aditya Rakhman (kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menjalankan beberapa program, khususnya dalam menekan angka stunting.

Dimana program tersebut yaitu, pihak Kelurahan Melayu akan melakukan penguatan di Posyandu. Tak hanya itu, kelurahan Melayu juga akan mengirim sejumlah proposal ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, yang berkaitan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Nanti ketika balita itu datang, kita bantu penuhi kebutuhan gizinya, kemudian kami akan akan terus memonitoring perkembangan data terkait stunting dan gizi buruk di Posyandu,” terang Lurah Melayu, Aditya Rakhman, Jumat (31/5/2024)

Lebih lanjut Aditya Rakhman menjelaskan, selain menjalankan beberapa program tersebut, pihaknya juga telah melakukan edukasi seputar stunting dan pencegahan.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena kesadaran masyarakat terhadap stunting masih rendah dan kurang perduli terhadap permasalahan kesehatan.

“Memang perlu edukasi yang mendalam karena masih ada orang tua tidak mau dianggap anaknya stunting, karena merasa anaknya sehat dan akan berkembang dengan sendirinya,” ungkap Aditya Rakhman.

Untuk memaksimalkan penurunan angka stunting, Aditya Rakhman juga mengimbau dan mengingatkan kepada Ketua RT di Kelurahan Melayu melalui group WhatsApp, untuk mengajak orang tua khususnya ibu dan bayinya agar hadir di setiap jadwal posyandu, sekaligus diberikan pemahaman tentang bahaya stunting.

melalui group WhatsApp juga berharap, agar masyarakat di Kukar khususnya di Kelurahan Melayu sadar akan bahaya stunting, dan mulai membenahi pola makan yang sehat serta kooperatif terhadap program pemerintah terutama berkaitan dengan Stunting.

“Jangan malu ketika ada salah satu anak atau keluarga yang terdata sebagai penderita stunting, ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat khususnya anak-anak agar kadar gizi mereka sesuai,”  tutupnya.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kapolres Kukar Cup 2026 Buka Peluang Pecatur Pemula Tampil di Turnamen Resmi

27 Juni 2026 - 15:00 WITA

Strategi Pelepasliaran Bertahap Antar Bagus, Eboni, dan Ruby Perkuat Peluang Bertahan Hidup di Alam

27 Juni 2026 - 14:00 WITA

Bagus, Eboni, dan Ruby Kembali ke Habitat, Tiga Orangutan Perkuat Populasi Liar di Kutai Timur

27 Juni 2026 - 13:00 WITA

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH