Menu ✖

Mode Gelap
Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 13:42 WITA ·

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

KUTAIPANRITA.ID, (SAMARINDA) – DPRD Kalimantan Timur menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan sumber daya manusia antara wilayah perkotaan dan kawasan pinggiran. Salah satu faktor yang dinilai berpengaruh adalah belum optimalnya penerapan pendidikan yang sesuai dengan konteks dan potensi masing-masing daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyatakan bahwa pendidikan berbasis lokal dapat menjadi instrumen untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Dengan pendekatan yang kontekstual, daerah-daerah yang selama ini tertinggal dapat memiliki sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan mereka sendiri.

“Pendekatan ini, juga menjadi strategi untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah, terutama antara pusat kota dan kawasan pinggiran yang selama ini kerap terpinggirkan dalam kebijakan pendidikan nasional,” terangnya.

Ia menilai, daerah yang kaya sumber daya alam justru sering menghadapi persoalan keterbatasan akses dan kualitas pendidikan. Padahal, potensi tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai basis pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi masyarakat setempat.

Dalam konteks itu, DPRD Kaltim mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat lokal dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan yang lebih membumi. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pendidikan tidak terlepas dari realitas sosial dan kebutuhan ekonomi daerah.

“Karena itu, saya mendorong penyusunan kurikulum yang mengakar pada karakteristik lokal, baik dari segi budaya, kebutuhan tenaga kerja, hingga potensi ekonominya. Pendidikan di setiap wilayah idealnya dibangun dengan pendekatan kultur dan potensi lokal. Karena mereka yang dididik itulah nantinya yang akan bekerja dan membangun wilayahnya sendiri,” tandasnya.

DPRD Kaltim berharap, melalui penguatan pendidikan berbasis potensi daerah, Kalimantan Timur dapat membangun sumber daya manusia yang tidak hanya kompetitif secara nasional dan global, tetapi juga memiliki keterikatan kuat dengan daerah asalnya.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat

21 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH