Menu

Mode Gelap
Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 11:43 WITA ·

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

KUTAIPANRITA.ID, (SAMARINDA) – DPRD Kalimantan Timur menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak boleh dipahami semata sebagai pembangunan gedung sekolah. Tanpa dukungan sistem pembelajaran modern dan sarana teknologi yang memadai, infrastruktur fisik dinilai tidak akan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa masih adanya ketergantungan terhadap buku fisik menjadi cerminan belum meratanya kesiapan pendidikan digital di Kalimantan Timur. Padahal, pembelajaran berbasis teknologi telah menjadi kebutuhan utama di era saat ini.

“Ini yang saya maksud pendidikan harus dipikirkan menyeluruh bukan hanya bangun gedung,” tukasnya.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, prioritas utama pendidikan adalah memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan yang setara, modern, dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu penting agar anak-anak di Kalimantan Timur memiliki kemampuan bersaing di masa depan.

“Intinya pelayanan pendidikan harus menjadi prioritas pertama karena anak-anak ini adalah sumber daya masa depan bangsa. Jangan setengah-setengah dalam memberikan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

DPRD Kaltim menilai, transformasi pendidikan digital harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pemerataan akses internet sekolah, pengadaan perangkat teknologi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan platform digital.

Pandangan ini sekaligus menjadi dorongan agar pemerintah daerah tidak berhenti pada jargon digitalisasi pendidikan, tetapi benar-benar menghadirkan layanan yang dirasakan langsung oleh siswa, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil di Kalimantan Timur.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH