Menu

Mode Gelap
Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan Kebakaran Bukit Tengkorak Disorot, Otorita IKN Temukan Dugaan Pembukaan Lahan 10 Kali Water Bombing Digelar, Karhutla di Sekitar IKN Mulai Mereda Karhutla Mengancam IKN, Helikopter Caracal Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 11:43 WITA ·

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

KUTAIPANRITA.ID, (SAMARINDA) – DPRD Kalimantan Timur menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak boleh dipahami semata sebagai pembangunan gedung sekolah. Tanpa dukungan sistem pembelajaran modern dan sarana teknologi yang memadai, infrastruktur fisik dinilai tidak akan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa masih adanya ketergantungan terhadap buku fisik menjadi cerminan belum meratanya kesiapan pendidikan digital di Kalimantan Timur. Padahal, pembelajaran berbasis teknologi telah menjadi kebutuhan utama di era saat ini.

“Ini yang saya maksud pendidikan harus dipikirkan menyeluruh bukan hanya bangun gedung,” tukasnya.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, prioritas utama pendidikan adalah memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan yang setara, modern, dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu penting agar anak-anak di Kalimantan Timur memiliki kemampuan bersaing di masa depan.

“Intinya pelayanan pendidikan harus menjadi prioritas pertama karena anak-anak ini adalah sumber daya masa depan bangsa. Jangan setengah-setengah dalam memberikan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

DPRD Kaltim menilai, transformasi pendidikan digital harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pemerataan akses internet sekolah, pengadaan perangkat teknologi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan platform digital.

Pandangan ini sekaligus menjadi dorongan agar pemerintah daerah tidak berhenti pada jargon digitalisasi pendidikan, tetapi benar-benar menghadirkan layanan yang dirasakan langsung oleh siswa, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil di Kalimantan Timur.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Panen Raya Jagung di Loa Janan Ilir, Polresta Samarinda Perkuat Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH