Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 16 Mei 2025 14:15 WITA ·

Semarak Hardiknas 2025: MTQ SMP Kukar Jadi Wujud Nyata Gerakan Etam Mengaji


 Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno, saat membuka lomba MTQ tingkat SMP se-Kutai Kartanegara. (Indirwan/KutaiPanrita.id) Perbesar

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno, saat membuka lomba MTQ tingkat SMP se-Kutai Kartanegara. (Indirwan/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dimanfaatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menguatkan nilai-nilai religius melalui Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMP.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung LPTQ Tenggarong, dengan partisipasi 25 sekolah dari 162 SMP se-Kukar, pada Jumat (16/05/2025).

Lomba ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah diatur dalam Peraturan Daerah dan menjadi ciri khas pendidikan berbasis nilai di Kukar.

“MTQ ini sejalan dengan Perda GEMA. Ini bukan hanya perlombaan, tapi wujud nyata dari komitmen kita membumikan Al-Qur’an di kalangan pelajar,” ujar Plt Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno.

Menurut Joko Sampurno, GEMA tidak hanya program simbolis, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat identitas spiritual dan karakter peserta didik.

“Kami ingin menjadikan pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Inilah esensi Hardiknas yang sebenarnya,” tegasnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Meskipun hanya sebagian sekolah yang bisa ikut karena keterbatasan teknis, semangat yang ditunjukkan para siswa dan guru pendamping menggambarkan kuatnya dukungan terhadap pendidikan bernuansa keislaman di Kukar.

Joko Sampurno juga berharap ke depan partisipasi sekolah dapat ditingkatkan, serta lomba-lomba berbasis keagamaan lainnya bisa digelar secara berkelanjutan di semua jenjang pendidikan.

“Semoga GEMA bukan hanya slogan, tapi benar-benar menjadi budaya belajar dan hidup sehari-hari,” tutupnya.

MTQ ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi simbol bahwa pendidikan di Kukar berpijak pada keseimbangan antara ilmu, iman, dan akhlak. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH