Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 19 Mei 2025 08:15 WITA ·

Malam Rekat Budaya Jadi Wadah Edukasi dan Pelestarian Tradisi Lokal di Kukar


 Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id) Perbesar

Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Pemilihan Sadi dan Sengkaka Duta Budaya Kukar 2025 ini menampilkan 24 finalis dari sembilan kecamatan.

Dimana mereka mempersembahkan ragam penampilan budaya—mulai dari puisi, pidato, tarsul, atraksi begasing, hingga tarian tradisional seperti tari topeng dan tari oleg—yang berhasil memukau ratusan pengunjung.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai media pelestarian budaya.

“Malam Rekat Budaya adalah bagian dari seleksi final Sadi dan Sengkaka, tapi yang terpenting adalah misi utamanya membina dan menjaga budaya lokal kita tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujarnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Hendri Dunan turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga edukasi.

“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, terinspirasi untuk mengenal dan mencintai budaya Kukar. Lewat para finalis ini, kita harapkan muncul duta-duta budaya yang siap mengedukasi dan menginspirasi,” singkatnya.

Sebagai apresiasi, panitia juga memilih enam penampil terbaik yang dinilai paling menonjol dalam membawakan unsur budaya. Mereka adalah Vilent Likawati, Nobertha Tresti, Gresia Natasia Langi (kategori Sadi), serta Ridho Aliyya Ananda, Alfarizi Bambang Subakyo, dan Ananda Saputra Alfarizi (kategori Sengkaka).

Selanjutnya, para finalis akan bersaing di babak grand final pada 25 Mei mendatang yang rencananya digelar di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak semangat baru bagi pelestarian budaya daerah di Kukar. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH