Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 19 Mei 2025 08:15 WITA ·

Malam Rekat Budaya Jadi Wadah Edukasi dan Pelestarian Tradisi Lokal di Kukar


 Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id) Perbesar

Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Budaya lokal kembali mendapat panggung besar melalui gelaran “Malam Rekat Budaya” yang dilaksanakan di Taman Tanjong Tenggarong, Sabtu (17/5/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Pemilihan Sadi dan Sengkaka Duta Budaya Kukar 2025 ini menampilkan 24 finalis dari sembilan kecamatan.

Dimana mereka mempersembahkan ragam penampilan budaya—mulai dari puisi, pidato, tarsul, atraksi begasing, hingga tarian tradisional seperti tari topeng dan tari oleg—yang berhasil memukau ratusan pengunjung.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai media pelestarian budaya.

“Malam Rekat Budaya adalah bagian dari seleksi final Sadi dan Sengkaka, tapi yang terpenting adalah misi utamanya membina dan menjaga budaya lokal kita tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujarnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Hendri Dunan turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga edukasi.

“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, terinspirasi untuk mengenal dan mencintai budaya Kukar. Lewat para finalis ini, kita harapkan muncul duta-duta budaya yang siap mengedukasi dan menginspirasi,” singkatnya.

Sebagai apresiasi, panitia juga memilih enam penampil terbaik yang dinilai paling menonjol dalam membawakan unsur budaya. Mereka adalah Vilent Likawati, Nobertha Tresti, Gresia Natasia Langi (kategori Sadi), serta Ridho Aliyya Ananda, Alfarizi Bambang Subakyo, dan Ananda Saputra Alfarizi (kategori Sengkaka).

Selanjutnya, para finalis akan bersaing di babak grand final pada 25 Mei mendatang yang rencananya digelar di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak semangat baru bagi pelestarian budaya daerah di Kukar. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH