Menu

Mode Gelap
Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Fokus Benahi Infrastruktur dan Digitalisasi SD di 2025


 Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id) Perbesar

Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah dasar (SD) sebagai prioritas utama di tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada pembangunan ruang kelas baru dan perbaikan toilet sekolah yang belum layak.

Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Disdikbud Kukar Al Adawiyah menyampaikan bahwa, kondisi ruang belajar masih menjadi persoalan serius di sejumlah sekolah.

“Yang paling mendesak sekarang ini ruang kelas. Masih banyak sekolah yang anak-anaknya belajar secara bergiliran karena keterbatasan ruang,” ujarnya, Jum’at (30/05/2025).

Al Adawiyah mengemukakan, selain pembangunan fisik, bantuan juga menyasar kebutuhan pembelajaran digital, seperti perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mebeler, serta alat olahraga.

“Sekarang pendidikan berbasis digital, kami sudah hampir tuntas memenuhi kebutuhan TIK seperti Chromebook,” tambahnya.

Disdikbud Kukar menargetkan seluruh siswa, khususnya di kelas atas, dapat menikmati fasilitas pembelajaran digital secara merata.

Tak hanya untuk siswa, perangkat pendukung administrasi seperti laptop juga telah disalurkan ke kepala sekolah dan bendahara.

Namun, Al Adawiyah menyebutkan bahwa tantangan lain masih ada, terutama dalam hal kompetensi guru dalam memanfaatkan perangkat digital.

“Kami harap ada pelatihan tambahan untuk guru-guru, khususnya yang masih belum terbiasa dengan perangkat digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Adawiyah mengatakan bahwa proses pembangunan dan rehabilitasi sekolah dilakukan secara bertahap di 20 kecamatan se-Kukar.

Penentuan lokasi dan jenis bantuan dilakukan berdasarkan hasil survei teknis di lapangan.

“Pemerintah berkomitmen menuntaskan perbaikan sekolah secara adil dan terencana, sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” pungkas Al Adawiyah. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM

24 Juni 2026 - 18:00 WITA

Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat

24 Juni 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern

24 Juni 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH