Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Fokus Benahi Infrastruktur dan Digitalisasi SD di 2025


 Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id) Perbesar

Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah dasar (SD) sebagai prioritas utama di tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada pembangunan ruang kelas baru dan perbaikan toilet sekolah yang belum layak.

Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Disdikbud Kukar Al Adawiyah menyampaikan bahwa, kondisi ruang belajar masih menjadi persoalan serius di sejumlah sekolah.

“Yang paling mendesak sekarang ini ruang kelas. Masih banyak sekolah yang anak-anaknya belajar secara bergiliran karena keterbatasan ruang,” ujarnya, Jum’at (30/05/2025).

Al Adawiyah mengemukakan, selain pembangunan fisik, bantuan juga menyasar kebutuhan pembelajaran digital, seperti perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mebeler, serta alat olahraga.

“Sekarang pendidikan berbasis digital, kami sudah hampir tuntas memenuhi kebutuhan TIK seperti Chromebook,” tambahnya.

Disdikbud Kukar menargetkan seluruh siswa, khususnya di kelas atas, dapat menikmati fasilitas pembelajaran digital secara merata.

Tak hanya untuk siswa, perangkat pendukung administrasi seperti laptop juga telah disalurkan ke kepala sekolah dan bendahara.

Namun, Al Adawiyah menyebutkan bahwa tantangan lain masih ada, terutama dalam hal kompetensi guru dalam memanfaatkan perangkat digital.

“Kami harap ada pelatihan tambahan untuk guru-guru, khususnya yang masih belum terbiasa dengan perangkat digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Adawiyah mengatakan bahwa proses pembangunan dan rehabilitasi sekolah dilakukan secara bertahap di 20 kecamatan se-Kukar.

Penentuan lokasi dan jenis bantuan dilakukan berdasarkan hasil survei teknis di lapangan.

“Pemerintah berkomitmen menuntaskan perbaikan sekolah secara adil dan terencana, sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” pungkas Al Adawiyah. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH