Menu

Mode Gelap
Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Fokus Benahi Infrastruktur dan Digitalisasi SD di 2025


 Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id) Perbesar

Kasi Pengembangan Sapras SD Disdikbud Kukar, Al adawiyah. (Indirwan/KutaiPanita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah dasar (SD) sebagai prioritas utama di tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada pembangunan ruang kelas baru dan perbaikan toilet sekolah yang belum layak.

Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Disdikbud Kukar Al Adawiyah menyampaikan bahwa, kondisi ruang belajar masih menjadi persoalan serius di sejumlah sekolah.

“Yang paling mendesak sekarang ini ruang kelas. Masih banyak sekolah yang anak-anaknya belajar secara bergiliran karena keterbatasan ruang,” ujarnya, Jum’at (30/05/2025).

Al Adawiyah mengemukakan, selain pembangunan fisik, bantuan juga menyasar kebutuhan pembelajaran digital, seperti perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mebeler, serta alat olahraga.

“Sekarang pendidikan berbasis digital, kami sudah hampir tuntas memenuhi kebutuhan TIK seperti Chromebook,” tambahnya.

Disdikbud Kukar menargetkan seluruh siswa, khususnya di kelas atas, dapat menikmati fasilitas pembelajaran digital secara merata.

Tak hanya untuk siswa, perangkat pendukung administrasi seperti laptop juga telah disalurkan ke kepala sekolah dan bendahara.

Namun, Al Adawiyah menyebutkan bahwa tantangan lain masih ada, terutama dalam hal kompetensi guru dalam memanfaatkan perangkat digital.

“Kami harap ada pelatihan tambahan untuk guru-guru, khususnya yang masih belum terbiasa dengan perangkat digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Adawiyah mengatakan bahwa proses pembangunan dan rehabilitasi sekolah dilakukan secara bertahap di 20 kecamatan se-Kukar.

Penentuan lokasi dan jenis bantuan dilakukan berdasarkan hasil survei teknis di lapangan.

“Pemerintah berkomitmen menuntaskan perbaikan sekolah secara adil dan terencana, sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” pungkas Al Adawiyah. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH