Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Kehilangan Sosok Penting, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang Dari Yogyakarta, Petala Borneo Promosikan Erau dan Bawa Musik Kutai ke Panggung Internasional PWI Kukar Perkuat Integritas Wartawan, Tegaskan Kecepatan Tak Boleh Kalahkan Kebenaran IKN Hadirkan Gaya Hidup Baru, Warga Nikmati Pulang Kerja Tanpa Macet Sambut Era IKN, Firma Hukum Elviandri Siapkan SDM dan Layanan Hukum Profesional

BERITA DAERAH · 2 Jul 2025 14:15 WITA ·

Bupati Kukar Tinjau Warga Terdampak Longsor di Tenggarong


 Bupati Kukar Tinjau Warga Terdampak Longsor di Tenggarong Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mendatangi lokasi tanah longsor yang terjadi di RT 35, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (02/07/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langsung kondisi warga terdampak yang dinilai sangat memprihatinkan.

Dalam kunjungannya, Bupati Aulia mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima surat dari salah satu warga yang rumahnya mengalami keretakan parah akibat longsor.

Surat tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui laporan Ketua RT setempat, yang telah mengetahui kondisi tersebut sejak hari kejadian.

Setelah meninjau langsung ke lokasi, Aulia Rahman Basri memastikan bahwa rumah warga tersebut memang tidak layak huni dan memerlukan penanganan segera, Ia juga menegaskan bahwa penghuni harus direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Aulia menyebut bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, penanganan bencana tidak bisa hanya dilakukan saat kejadian berlangsung, melainkan harus dimulai dari langkah mitigasi sejak dini untuk mencegah dampak yang lebih besar.

Terkait relokasi, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar telah menyiapkan lahan seluas 1,3 hektare di belakang RSUD A.M. Parikesit. Lahan tersebut direncanakan untuk relokasi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Desa Teluk Dalam, Tenggarong Seberang.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana seperti ini. Pemkab akan terus mengupayakan solusi terbaik, terutama dalam menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat.

“Menangani bencana itu tidak bisa seperti memadamkan kebakaran. Kalau kebakaran, kita tunggu apinya muncul, baru kita padamkan. Tapi bencana, harus kita mitigasi sejak awal. Kita harus punya antisipasi sebelum kejadian,” tegas Aulia Rahman Basri.

Sebagai informasi, peristiwa tanah longsor ini terjadi pada Rabu malam, 28 Mei 2025. Hujan deras mulai mengguyur sekitar pukul 23.00 WITA hingga keesokan harinya tanpa henti, menyebabkan air masuk ke dalam rumah warga.

Akibat peristiwa tersebut, tujuh rumah di kawasan Jalan Gunung Pegat, Tenggarong, terdampak longsor. Lima di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan berat.

 

Pewarta & Editor : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Perkuat Integritas Wartawan, Tegaskan Kecepatan Tak Boleh Kalahkan Kebenaran

25 Juli 2026 - 16:00 WITA

Sambut Era IKN, Firma Hukum Elviandri Siapkan SDM dan Layanan Hukum Profesional

25 Juli 2026 - 14:00 WITA

Kapolresta Samarinda Lantik AKBP Anib Bastian sebagai Wakapolresta Baru

24 Juli 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH