Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 8 Jul 2025 09:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Bimtek Penyusunan Silabus Muatan Lokal Selama 3 Hari


 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor, berfoto bersama dengan peserta Bimtek. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor, berfoto bersama dengan peserta Bimtek. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan silabus muatan lokal yang mendukung pembelajaran holistik bagi guru-guru sekolah dasar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Juli 2025 di Hotel Grand Fatma Tenggarong.

Bimtek ini diikuti oleh 113 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah dasar se-Kukar, dengan menghadirkan narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran guru dalam menyusun silabus muatan lokal, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Kutai, yang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta kearifan lokal.

“Bimtek ini penting karena guru-guru kita harus memiliki silabus yang terstruktur agar pembelajaran muatan lokal bisa lebih efektif dan bermakna,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

“Anak-anak perlu memahami muatan lokal dari usia dini, dan penyusunan silabus yang tepat akan sangat membantu proses pembelajaran,” tambahnya.

Terkait dengan muatan lokal Bahasa Kutai, Thauhid menjelaskan bahwa buku ajar sebelumnya sempat mengalami kendala teknis. Saat ini, Disdikbud sedang melakukan penyusunan ulang dengan melibatkan para ahli bahasa.

“Bahasa Kutai itu berbeda-beda, seperti di Sebulu, Muara Muntai, atau Kenohan. Maka dari itu kita libatkan ahli-ahli bahasa untuk menyusunnya secara tepat,” jelasnya.

Kita juga menyiapkan kamus khusus. Buku-bukunya nanti akan dicetak dan dibagikan gratis ke sekolah-sekolah, tidak boleh ada pembelian mandiri oleh guru atau siswa. Itu bagian dari tanggung jawab pemerintah,” sambungnya.

Thauhid juga menambahkan bahwa penyusunan silabus memerlukan waktu karena harus menyesuaikan dengan jenjang pendidikan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Disdikbud Kukar menargetkan penyusunan ini dapat selesai sesuai jadwal agar segera diterapkan di sekolah-sekolah.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para pendidik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran muatan lokal serta menanamkan nilai-nilai budaya dan bahasa daerah kepada generasi muda sejak dini. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH