Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 16 Jul 2025 13:15 WITA ·

Minim Literasi Digital, Guru Perlu Disiapkan Hadapi Era Kecerdasan Artifisial


 Peserta elatihan guru Koding dan Kecerdasan Artifisial 2025, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, oleh Kemendikdasmen RI. (Dok/Istimewa/KutaiPanrita.id) Perbesar

Peserta elatihan guru Koding dan Kecerdasan Artifisial 2025, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, oleh Kemendikdasmen RI. (Dok/Istimewa/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah derasnya arus teknologi dan tuntutan zaman, literasi digital di kalangan guru sekolah dasar masih menjadi tantangan serius. Banyak pendidik di daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum sepenuhnya menguasai keterampilan dasar seperti coding dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (KA) dalam proses belajar-mengajar.

Fenomena ini menjadi perhatian Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen), yang kini menggulirkan program pelatihan guru berbasis teknologi di berbagai daerah. Di Kukar, program ini diikuti oleh 99 guru sekolah dasar dengan fokus pada penguatan literasi digital, pengenalan algoritma, serta integrasi teknologi KA dalam pembelajaran.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, mengakui bahwa keterbatasan pemahaman teknologi di kalangan guru menjadi isu yang harus segera diatasi.

“Kami ingin para guru memiliki kompetensi digital yang mumpuni agar tidak hanya mampu mengikuti zaman, tapi juga memimpin perubahan di ruang kelas,” ujarnya pada Rabu (16/7/2025).

Ia menambahkan bahwa selama ini, banyak guru hanya menggunakan teknologi secara pasif, seperti sekadar menggunakan proyektor atau aplikasi presentasi. Padahal, tantangan abad ke-21 menuntut penguasaan lebih jauh, termasuk kemampuan berpikir komputasional dan memahami konsep kecerdasan buatan.

“Saat ini, literasi digital tidak hanya soal mampu menggunakan teknologi, tapi bagaimana guru bisa mengajarkannya secara kontekstual kepada siswa,” tegas Ahmad Nurkhalis.

Pelatihan yang didanai melalui Dana BOSP Kinerja dan BOSP Reguler ini dilaksanakan secara hibrida, dengan sesi tatap muka di wilayah prioritas dan dukungan modul daring. Namun tantangan lain juga muncul, seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia di lapangan.

Untuk menjawab tantangan keberlanjutan, program ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar guru berbasis teknologi di tingkat daerah. Komunitas ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan kolaborasi antarsekolah.

Ahmad Nurkhalis menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam mewujudkan transformasi digital di dunia pendidikan. Menurutnya, pelatihan ini hanyalah awal dari gerakan literasi digital yang harus terus dikembangkan di satuan pendidikan.

“Kami dorong para peserta untuk menjadi agen transformasi digital di satuan pendidikannya masing-masing,” tuturnya.

Masih banyak pekerjaan rumah untuk menjembatani kesenjangan teknologi di sektor pendidikan, terutama di daerah. Namun pelatihan seperti ini menjadi langkah konkret menuju pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis masa depan. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH