Menu

Mode Gelap
Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

BERITA DAERAH · 30 Jul 2025 14:15 WITA ·

Lurah Loa Ipuh Puji Semangat Pelestarian Tradisi Pada Festival Budaya Danum Bura Idaman


 Lurah Loa Ipuh Puji Semangat Pelestarian Tradisi Pada Festival Budaya Danum Bura Idaman Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Budaya Danum Bura Idaman yang memasuki tahun kedua mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut oleh warga RT 40 Spontan Baru.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras rekan-rekan panitia dalam menyelenggarakan festival ini,” ujar Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, Rabu (30/7/2025).

Erri berharap festival ini dapat terus berkembang, menghadirkan ragam kegiatan yang lebih variatif, serta mampu menarik minat masyarakat lebih luas. Ia juga menilai letak RT 40 Spontan Baru sangat strategis dan berpotensi menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Kota Tenggarong.

“Kami ingin Festival Budaya Danum Bura Idaman menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Kota Tenggarong. Letaknya strategis dan tidak terlalu jauh dari pusat ibu kota kabupaten,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia membandingkan dengan daerah lain yang telah sukses mengembangkan kegiatan serupa, seperti Desa Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Darat dan Kelurahan Loa Ipuh Darat di Kecamatan Tenggarong. Ia berharap RT 40 Spontan Baru juga bisa tumbuh menjadi kawasan wisata budaya berbasis pelestarian tradisi lokal.

Terkait pelaksanaan tahun ini, Erri mengakui pihak kelurahan tetap berupaya memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan fasilitas. Namun karena adanya efisiensi anggaran, kontribusi yang diberikan tidak sebesar tahun sebelumnya.

“Kami dari kelurahan telah berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin. Namun karena efisiensi anggaran, bantuan kami belum bisa maksimal seperti tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para panitia yang tetap solid dan konsisten menyelenggarakan festival ini secara gotong royong.

“Yang membuat kami bangga adalah semangat panitia yang tidak kendur sama sekali. Mereka tetap konsisten dan kompak,” tutur Erri.

Ia pun mengajak seluruh pihak, baik dari instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya pelestarian warisan budaya lokal yang menjadi jati diri daerah.

 

Pewarta & Editor: Fairuz
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH