Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Sorot Redistribusi Iuran Kesehatan, Minta Pemprov Segera Koordinasi Akademisi Unhas Pelajari Konsep Kota Berkelanjutan di IKN UNDSS Tertarik Perkembangan IKN, Peluang Kolaborasi Global Terbuka Layanan Kesehatan Door To Door di IKN, Perkuat Gizi Warga dan Cegah Stunting DPRD Samarinda Sorot Parkir Liar Usaha di Badan Jalan, Minta Penertiban Tegas

BERITA DAERAH · 30 Jul 2025 14:15 WITA ·

Lurah Loa Ipuh Puji Semangat Pelestarian Tradisi Pada Festival Budaya Danum Bura Idaman


 Lurah Loa Ipuh Puji Semangat Pelestarian Tradisi Pada Festival Budaya Danum Bura Idaman Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Budaya Danum Bura Idaman yang memasuki tahun kedua mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut oleh warga RT 40 Spontan Baru.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras rekan-rekan panitia dalam menyelenggarakan festival ini,” ujar Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, Rabu (30/7/2025).

Erri berharap festival ini dapat terus berkembang, menghadirkan ragam kegiatan yang lebih variatif, serta mampu menarik minat masyarakat lebih luas. Ia juga menilai letak RT 40 Spontan Baru sangat strategis dan berpotensi menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Kota Tenggarong.

“Kami ingin Festival Budaya Danum Bura Idaman menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Kota Tenggarong. Letaknya strategis dan tidak terlalu jauh dari pusat ibu kota kabupaten,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia membandingkan dengan daerah lain yang telah sukses mengembangkan kegiatan serupa, seperti Desa Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Darat dan Kelurahan Loa Ipuh Darat di Kecamatan Tenggarong. Ia berharap RT 40 Spontan Baru juga bisa tumbuh menjadi kawasan wisata budaya berbasis pelestarian tradisi lokal.

Terkait pelaksanaan tahun ini, Erri mengakui pihak kelurahan tetap berupaya memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan fasilitas. Namun karena adanya efisiensi anggaran, kontribusi yang diberikan tidak sebesar tahun sebelumnya.

“Kami dari kelurahan telah berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin. Namun karena efisiensi anggaran, bantuan kami belum bisa maksimal seperti tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para panitia yang tetap solid dan konsisten menyelenggarakan festival ini secara gotong royong.

“Yang membuat kami bangga adalah semangat panitia yang tidak kendur sama sekali. Mereka tetap konsisten dan kompak,” tutur Erri.

Ia pun mengajak seluruh pihak, baik dari instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya pelestarian warisan budaya lokal yang menjadi jati diri daerah.

 

Pewarta & Editor: Fairuz
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Sorot Redistribusi Iuran Kesehatan, Minta Pemprov Segera Koordinasi

14 April 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Sorot Parkir Liar Usaha di Badan Jalan, Minta Penertiban Tegas

13 April 2026 - 17:00 WITA

Penghentian Iuran BPJS Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi dan Kebijakan Pro Rakyat

13 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Iuran BPJS, Nilai Timing Kebijakan Kurang Tepat

13 April 2026 - 15:00 WITA

Raperda Reklame Samarinda Digodok, Pansus DPRD Siap Tertibkan dan Dongkrak PAD

13 April 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar

10 April 2026 - 18:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH