Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Usulkan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri DPRD Samarinda Dorong Venue Olahraga Jadi Mesin Baru Peningkatan PAD DPRD Samarinda Fasilitasi BPN dan Perusahaan Bahas Pendataan Jalan Konsesi Disporapar Samarinda Optimistis PAD 2026 Tercapai, Siapkan Kerja Sama Kelola Aset DLH Samarinda Matangkan Raperda RPPLH, Jadi Pedoman Perlindungan Lingkungan 30 Tahun ke Depan

IKN NUSANTARA · 4 Agu 2025 19:15 WITA ·

Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan


 Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Di bawah langit Nusantara, Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 menggelar malam kebersamaan yang penuh makna. Dalam harmoni musik tradisional, gerak tari, dan kehangatan pertemuan lintas bangsa, Nusantara menggema bukan hanya dalam nada, tetapi dalam jiwa.

Dari kolintang Sulawesi Utara hingga busana ramah lingkungan (eco-fashion) yang dikenakan oleh para peserta, suasana semarak di Plaza Seremoni IKN, Minggu (3/08/2025), menjadi penanda bahwa kota ini dibangun oleh dan untuk seluruh anak bangsa, di manapun mereka berada.

Nusantara menggema bersama diaspora. Itulah ungkapan kebersamaan yang ingin disampaikan dalam rasa persatuan pada malam itu.

Tak ada lagi warna dan perbedaan, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono melebur dalam lantunan musik Nusantara bersama peserta Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, orang IKN—sebutan Basuki kepada masyarakat yang ada di IKN dan wilayah delineasinya—bahkan, terdapat warga negara asing (WNA) mancanegara yang turut memeriahkan.

Sai Anju Ma Au, karya Tigor Gipsy Marpaung, asal Batak pun jadi lagu pembuka yang memulai rangkaian kegiatan malam kebersamaan ini. Ada energi musik Nusantara yang timbul sehingga mendorong masyarakat ikut menari bersama.

Meski begitu, kesan inklusif tetap hangat dirasakan oleh orang-orang IKN. Ada yang mengabadikan momen pertama kali di Nusantara. Ada yang berfoto bersama, ada pula yang berbincang langsung dengan Kepala Otorita IKN, para diaspora, serta WNA yang tampil dengan atribut Nusantara ramah lingkungan (eco-fashion).

Penutupan CID ke-8 bukan hanya mengakhiri rangkaian acara, tetapi menegaskan arah IKN ke depan: bahwa kota ini tidak hanya dibangun dengan cetak biru infrastruktur, tetapi dengan semangat kebersamaan, warisan budaya, dan keterbukaan lintas bangsa. Dengan wajah yang ramah, suara yang bersatu, dan langkah yang seirama, IKN telah memperlihatkan bahwa city of the future bukan sekadar narasi, melainkan pengalaman kolektif yang hidup dan dirayakan.

Sebagaimana pesan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, kepada para diaspora: “Saya ucapkan terima kasih banyak-banyak atas kunjungan ke IKN. Semoga, semua indahnya memori dibawah pulang. Kabarkan kepada dunia, IKN akan tetap maju ke depan.”

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA