Menu

Mode Gelap
Tekan Risiko Karhutla, Otorita IKN Dorong Petani Kelola Lahan Tanpa Bakar Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Panen Raya Jagung di Loa Janan Ilir, Polresta Samarinda Perkuat Ketahanan Pangan Porprov VIII Kaltim Tetap Digelar, 59 Cabor dan 1.014 Nomor Dipertandingkan di Paser

IKN NUSANTARA · 4 Agu 2025 19:15 WITA ·

Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan


 Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Di bawah langit Nusantara, Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 menggelar malam kebersamaan yang penuh makna. Dalam harmoni musik tradisional, gerak tari, dan kehangatan pertemuan lintas bangsa, Nusantara menggema bukan hanya dalam nada, tetapi dalam jiwa.

Dari kolintang Sulawesi Utara hingga busana ramah lingkungan (eco-fashion) yang dikenakan oleh para peserta, suasana semarak di Plaza Seremoni IKN, Minggu (3/08/2025), menjadi penanda bahwa kota ini dibangun oleh dan untuk seluruh anak bangsa, di manapun mereka berada.

Nusantara menggema bersama diaspora. Itulah ungkapan kebersamaan yang ingin disampaikan dalam rasa persatuan pada malam itu.

Tak ada lagi warna dan perbedaan, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono melebur dalam lantunan musik Nusantara bersama peserta Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, orang IKN—sebutan Basuki kepada masyarakat yang ada di IKN dan wilayah delineasinya—bahkan, terdapat warga negara asing (WNA) mancanegara yang turut memeriahkan.

Sai Anju Ma Au, karya Tigor Gipsy Marpaung, asal Batak pun jadi lagu pembuka yang memulai rangkaian kegiatan malam kebersamaan ini. Ada energi musik Nusantara yang timbul sehingga mendorong masyarakat ikut menari bersama.

Meski begitu, kesan inklusif tetap hangat dirasakan oleh orang-orang IKN. Ada yang mengabadikan momen pertama kali di Nusantara. Ada yang berfoto bersama, ada pula yang berbincang langsung dengan Kepala Otorita IKN, para diaspora, serta WNA yang tampil dengan atribut Nusantara ramah lingkungan (eco-fashion).

Penutupan CID ke-8 bukan hanya mengakhiri rangkaian acara, tetapi menegaskan arah IKN ke depan: bahwa kota ini tidak hanya dibangun dengan cetak biru infrastruktur, tetapi dengan semangat kebersamaan, warisan budaya, dan keterbukaan lintas bangsa. Dengan wajah yang ramah, suara yang bersatu, dan langkah yang seirama, IKN telah memperlihatkan bahwa city of the future bukan sekadar narasi, melainkan pengalaman kolektif yang hidup dan dirayakan.

Sebagaimana pesan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, kepada para diaspora: “Saya ucapkan terima kasih banyak-banyak atas kunjungan ke IKN. Semoga, semua indahnya memori dibawah pulang. Kabarkan kepada dunia, IKN akan tetap maju ke depan.”

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tekan Risiko Karhutla, Otorita IKN Dorong Petani Kelola Lahan Tanpa Bakar

4 September 2026 - 08:30 WITA

Nusantara Dorong Transformasi Digital, Gandeng Perusahaan Teknologi AS Kembangkan Smart City

2 September 2026 - 13:00 WITA

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA