Menu

Mode Gelap
Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

BERITA DAERAH · 25 Agu 2025 10:15 WITA ·

Pawai Pembangunan Kukar Meriah, Ul Daul Madura Tampil Perdana di Tenggarong


 Peserta pawai pembangunan dalam rangka HUT RI ke-80 di Kabupaten Kutai Kartanegara yang berasal dari paguyuban Ikatan Keluarga Madura (IKM) Kukar, yang untuk pertama kalinya menampilkan kesenian Ul Daul di Tenggarong. (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Peserta pawai pembangunan dalam rangka HUT RI ke-80 di Kabupaten Kutai Kartanegara yang berasal dari paguyuban Ikatan Keluarga Madura (IKM) Kukar, yang untuk pertama kalinya menampilkan kesenian Ul Daul di Tenggarong. (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Langit mendung mengiringi Minggu pagi (24/8/2025) di Tenggarong. Cuaca sejuk justru membuat ribuan warga kian bersemangat memadati Jalan KH Ahmad Muksin hingga Jalan Robert Wolter Monginsidi. Sepanjang tiga kilometer, masyarakat berjejer di pinggir jalan menanti iring-iringan pawai pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Dari 114 kelompok peserta yang berbaris rapi, satu rombongan berhasil mencuri perhatian penonton. Dentuman gendang bertalu-talu, cepat dan rancak, disambut sorakan anak-anak yang berlari mengikuti irama. Itulah rombongan Ikatan Keluarga Madura (IKM) Kukar, yang untuk pertama kalinya menampilkan kesenian Ul Daul di Tenggarong.

“Tema kami tahun ini menampilkan kesenian dan budaya khas Madura. Yang utama tentu Ul Daul, lalu ada juga atraksi Macan Putih, Pencak Silat, hingga Tari Marlena,” tutur Muhammad Dhofir, Wakil Ketua IKM Kukar, di sela-sela pawai.

Puluhan pemuda IKM memainkan Ul Daul dengan penuh energi. Irama gendang yang berpadu dengan teriakan khas para pemain menghadirkan suasana bak festival rakyat.

“Kalau di Madura, Ul Daul selalu hadir di festival dan pesta rakyat. Kami ingin masyarakat Kukar juga merasakan atmosfernya,” tambah Dhofir.

Bagi IKM Kukar, pawai pembangunan bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang untuk menunjukkan kekayaan budaya yang mereka bawa dari tanah leluhur. Mereka ingin menjadi bagian aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa ikut memeriahkan perayaan kemerdekaan. InsyaAllah, setiap tahun kami akan berpartisipasi untuk mendukung Kukar agar semakin maju,” tegasnya.

Tepuk tangan meriah mengiringi setiap hentakan gendang yang mendominasi udara sejuk pagi itu. Di tengah 114 peserta, penampilan IKM Kukar menjadi pengingat bahwa pawai pembangunan tidak hanya merayakan capaian fisik, tetapi juga kekuatan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kutai Kartanegara.

 

Pewarta : M. Fikri Khairi
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH