Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Kehilangan Sosok Penting, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang Dari Yogyakarta, Petala Borneo Promosikan Erau dan Bawa Musik Kutai ke Panggung Internasional PWI Kukar Perkuat Integritas Wartawan, Tegaskan Kecepatan Tak Boleh Kalahkan Kebenaran IKN Hadirkan Gaya Hidup Baru, Warga Nikmati Pulang Kerja Tanpa Macet Sambut Era IKN, Firma Hukum Elviandri Siapkan SDM dan Layanan Hukum Profesional

BERITA DAERAH · 1 Sep 2025 15:15 WITA ·

Aliansi Kukar Menggugat Gelar Aksi Damai, DPRD Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi


 Ratusan mahasiswa, organisasi mahasiswa Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik Senin (1/9/2025). (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Ratusan mahasiswa, organisasi mahasiswa Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik Senin (1/9/2025). (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ratusan mahasiswa, organisasi Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, Senin (1/9/2025).

Dalam aksinya, massa menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik. Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani bersama unsur pimpinan dewan, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, dan Dandim 0906 Kukar Letkol Damai Adi Setiawan hadir langsung menerima aspirasi.

Jenderal Lapangan aksi, Wawan Ahmad, menyebut tuntutan yang disampaikan merupakan hasil kajian. “Kami menolak RUU KUHAP, menuntut penghapusan tunjangan DPR, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan, serta penghentian praktik oligarki politik dan kejahatan ekologis,” jelasnya.

Wawan menambahkan, isu tambang ilegal menjadi salah satu sorotan utama. “Tambang ilegal merugikan negara dan daerah. Mereka tak bayar pajak, merusak jalan, dan masyarakat yang menanggung. Aparat harus tegas dalam persoalan ini,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengapresiasi penyampaian aspirasi secara damai. “Aspirasi yang disampaikan 100 persen nyata dan sedang kami perjuangkan. Yang menjadi kewenangan daerah akan kami tindaklanjuti langsung, sedangkan isu nasional akan kami koordinasikan ke pusat,” ujarnya.

Ahmad Yani juga memastikan DPRD Kukar tetap mendukung program beasiswa dan kuota pendidikan tanpa pemotongan. “Ini menyangkut belanja publik yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, seluruh anggota DPRD menandatangani berita acara kesepakatan bersama Aliansi Kukar Menggugat. “Kami hadir untuk mandat rakyat. Mahasiswa dan masyarakat tidak perlu ragu, aspirasi ini akan kami kawal,” tegas Ahmad Yani.

Aksi yang berlangsung tertib ini menegaskan pentingnya ruang dialog antara masyarakat, mahasiswa, dan lembaga legislatif dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada rakyat.

 

Pewarta : M. Fikri Khairi
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Perkuat Integritas Wartawan, Tegaskan Kecepatan Tak Boleh Kalahkan Kebenaran

25 Juli 2026 - 16:00 WITA

Sambut Era IKN, Firma Hukum Elviandri Siapkan SDM dan Layanan Hukum Profesional

25 Juli 2026 - 14:00 WITA

Kapolresta Samarinda Lantik AKBP Anib Bastian sebagai Wakapolresta Baru

24 Juli 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH