Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 2 Okt 2025 14:15 WITA ·

Pemkot Samarinda Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG


 Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia. Langkah ini ditempuh sebagai upaya antisipasi terhadap potensi persoalan keamanan pangan yang sempat terjadi di beberapa daerah.

Pengawasan ketat melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari proses penyediaan bahan baku hingga distribusi makanan ke sekolah. Tujuannya, memastikan program ini benar-benar berjalan sesuai standar, aman dikonsumsi, dan memberi dampak positif terhadap tumbuh kembang anak penerima manfaat.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan perlunya perbaikan menyeluruh pada sistem operasional vendor penyedia makanan. Ia menilai kesalahan dalam pengelolaan bahan baku dapat berakibat fatal bagi kesehatan siswa.

“Pengawasan harus diperketat, terutama pada tahap pengelolaan bahan baku. Vendor wajib menyiapkan fasilitas penyimpanan seperti freezer agar kualitas dan kesegaran makanan tetap terjaga,” tegas Andi Harun.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Samarinda, Suwarso, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan langsung di lapangan. Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada vendor serta petugas pengawas untuk memastikan semua pihak memahami standar yang berlaku.

“Evaluasi dan penyempurnaan sistem akan terus dilakukan. Kami juga mengingatkan vendor agar selalu patuh pada aturan yang ada demi kelancaran program MBG,” ujarnya.

Melalui pengawasan yang konsisten dan sistem yang terus ditingkatkan, Pemkot Samarinda berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan menjadi solusi nyata dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Hendrikus Gantur
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH