Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 11:15 WITA ·

Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar Kukar 2025 Resmi Ditutup, Disdikbud Tekankan Pentingnya Literasi Budaya di Kalangan Siswa SMP


 Peserta Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar 2025 berfoto bersama Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar dan para tamu undangan usai penutupan kegiatan di Gedung Serbaguna Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Peserta Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar 2025 berfoto bersama Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar dan para tamu undangan usai penutupan kegiatan di Gedung Serbaguna Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menutup kegiatan Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar 2025 pada Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun literasi budaya dan kemampuan kreatif siswa SMP melalui media film dokumenter.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ajang pembelajaran bagi pelajar untuk memahami proses pembuatan film pendek, mulai dari perencanaan hingga pascaproduksi.

“Tujuannya agar para seniman muda di jenjang SMP mengetahui bagaimana cara membuat video atau film pendek dari awal sampai akhir,” ujar Puji.

Ia menjelaskan, tema budaya dipilih karena sejalan dengan fungsi dan peran Disdikbud Kukar dalam pelestarian kebudayaan daerah. Selain itu, penyelenggaraan festival tahun ini juga bertepatan dengan hari lahir Sultan Aji Muhammad Salehuddin II, yang menjadi momentum penting untuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal.

“Kenapa temanya budaya? Karena memang tugas kami berkaitan dengan kebudayaan. Jadi semua karya diarahkan untuk menggali dan menampilkan kekayaan budaya lokal,” terangnya.

Workshop yang berlangsung selama dua hari di Gedung Serbaguna Disdikbud Kukar ini diikuti oleh 13 SMP dari berbagai kecamatan, di antaranya SMPN 1 Tenggarong, Tenggarong Seberang, Muara Wis, Kenohan, dan Loa Kulu. Peserta mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi dan akademisi perfilman mengenai penyutradaraan, sinematografi, serta penyuntingan video.

Puji menyebutkan, antusiasme peserta cukup tinggi meski belum semua sekolah di 20 kecamatan dapat terlibat karena keterbatasan kuota. Pihaknya berharap di tahun mendatang, jangkauan kegiatan ini bisa diperluas agar semakin banyak pelajar yang mendapat kesempatan berpartisipasi.

“Harapannya nanti bisa melibatkan seluruh kecamatan, karena setiap daerah punya potensi budaya yang menarik untuk diangkat menjadi film,” ujarnya.

Lebih lanjut, Puji menjelaskan bahwa hasil karya para peserta akan dinilai oleh panitia dan komite festival sebelum dilakukan pemutaran umum. Film-film dokumenter hasil produksi siswa rencananya akan ditayangkan sebelum akhir tahun 2025 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan apresiasi budaya Disdikbud Kukar.

“Film hasil karya siswa SMP ini nantinya akan diputar dan diumumkan hasil penilaiannya oleh komite festival. Yang jelas, sebelum akhir tahun 2025 sudah selesai,” pungkasnya. (ADV/ Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Program KB Gratis Sepi Peminat di Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Sosialisasi

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH