Menu

Mode Gelap
Pelatihan Instruktur Senam Jantung Sehat Kukar Resmi Dibuka, Dorong Gerakan Hidup Sehat Berbasis Komunitas Disdikbud Samarinda Matangkan SPMB 2026, Tegaskan Larangan Pungutan Sekolah DPRD Samarinda Tekankan Transformasi Pendidikan Hadapi Era Digital DPRD Samarinda Soroti Kurikulum Baru hingga Krisis Guru, Minta Solusi Konkret PWI Kukar Gandeng Mahasiswa UMKT, Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi

BERITA DAERAH · 10 Okt 2025 15:15 WITA ·

Lomba Lagu Daerah SMP 2025, Upaya Disdikbud Kukar Tanamkan Karakter Cinta Daerah pada Pelajar


 Flyer Lomba Cipta Lagu Daerah 2025. (Disdikbud Kukar) Perbesar

Flyer Lomba Cipta Lagu Daerah 2025. (Disdikbud Kukar)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga cermin jati diri dan nilai budaya. Inilah semangat yang ingin dibangun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Lomba Cipta Lagu Daerah Jenjang SMP Tahun 2025, yang dirancang sebagai wadah pembentukan karakter pelajar agar mencintai dan bangga terhadap daerahnya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menuturkan bahwa lomba ini bukan hanya kompetisi seni, tetapi sarana pendidikan karakter berbasis budaya lokal yang menumbuhkan semangat pelajar untuk mengenal identitas daerah mereka melalui karya musik.

“Kami ingin pelajar memiliki rasa memiliki terhadap daerahnya. Ketika mereka mencipta lagu tentang tanah kelahiran, mereka sebenarnya sedang belajar menghargai nilai, bahasa, dan kisah yang lahir dari budaya Kutai Kartanegara,” jelas Puji Utomo, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. Melalui pendekatan kreatif seperti musik, nilai-nilai luhur daerah bisa disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia remaja.

“Anak-anak zaman sekarang sangat dekat dengan musik. Maka, melalui lagu, mereka bisa belajar tentang cinta tanah air, tanggung jawab, dan kebersamaan, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.

Lomba ini dibuka untuk seluruh pelajar SMP di Kukar, dengan kebebasan berkreasi pada lirik dan aransemen lagu yang memuat unsur khas daerah, termasuk penggunaan alat musik tradisional Kutai.

Kegiatan dimulai sejak awal Oktober, dengan batas akhir pengumpulan karya pada 2 November 2025. Proses penjurian berlangsung 3–4 November, sementara pengumuman pemenang dilakukan pada 5 November. Malam apresiasi dan pementasan karya terbaik akan digelar di Taman Titik Nol Tenggarong pada 11 November 2025.

Selain hadiah total Rp16,5 juta dan sertifikat penghargaan, enam karya terbaik akan dijadikan arsip musik daerah oleh Disdikbud Kukar sebagai upaya dokumentasi dan pelestarian budaya pelajar.

Puji menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara seni dan pendidikan dalam memperkuat karakter generasi muda.

“Anak-anak yang bangga pada budayanya akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter. Melalui musik daerah, mereka belajar mencintai, bukan sekadar mengenal,” pungkasnya. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pelatihan Instruktur Senam Jantung Sehat Kukar Resmi Dibuka, Dorong Gerakan Hidup Sehat Berbasis Komunitas

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

Disdikbud Samarinda Matangkan SPMB 2026, Tegaskan Larangan Pungutan Sekolah

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Tekankan Transformasi Pendidikan Hadapi Era Digital

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kurikulum Baru hingga Krisis Guru, Minta Solusi Konkret

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

PWI Kukar Gandeng Mahasiswa UMKT, Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Kukar Terima Aksi Ratusan Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH