Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 10 Okt 2025 15:15 WITA ·

Lomba Lagu Daerah SMP 2025, Upaya Disdikbud Kukar Tanamkan Karakter Cinta Daerah pada Pelajar


 Flyer Lomba Cipta Lagu Daerah 2025. (Disdikbud Kukar) Perbesar

Flyer Lomba Cipta Lagu Daerah 2025. (Disdikbud Kukar)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga cermin jati diri dan nilai budaya. Inilah semangat yang ingin dibangun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Lomba Cipta Lagu Daerah Jenjang SMP Tahun 2025, yang dirancang sebagai wadah pembentukan karakter pelajar agar mencintai dan bangga terhadap daerahnya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menuturkan bahwa lomba ini bukan hanya kompetisi seni, tetapi sarana pendidikan karakter berbasis budaya lokal yang menumbuhkan semangat pelajar untuk mengenal identitas daerah mereka melalui karya musik.

“Kami ingin pelajar memiliki rasa memiliki terhadap daerahnya. Ketika mereka mencipta lagu tentang tanah kelahiran, mereka sebenarnya sedang belajar menghargai nilai, bahasa, dan kisah yang lahir dari budaya Kutai Kartanegara,” jelas Puji Utomo, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. Melalui pendekatan kreatif seperti musik, nilai-nilai luhur daerah bisa disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia remaja.

“Anak-anak zaman sekarang sangat dekat dengan musik. Maka, melalui lagu, mereka bisa belajar tentang cinta tanah air, tanggung jawab, dan kebersamaan, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.

Lomba ini dibuka untuk seluruh pelajar SMP di Kukar, dengan kebebasan berkreasi pada lirik dan aransemen lagu yang memuat unsur khas daerah, termasuk penggunaan alat musik tradisional Kutai.

Kegiatan dimulai sejak awal Oktober, dengan batas akhir pengumpulan karya pada 2 November 2025. Proses penjurian berlangsung 3–4 November, sementara pengumuman pemenang dilakukan pada 5 November. Malam apresiasi dan pementasan karya terbaik akan digelar di Taman Titik Nol Tenggarong pada 11 November 2025.

Selain hadiah total Rp16,5 juta dan sertifikat penghargaan, enam karya terbaik akan dijadikan arsip musik daerah oleh Disdikbud Kukar sebagai upaya dokumentasi dan pelestarian budaya pelajar.

Puji menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara seni dan pendidikan dalam memperkuat karakter generasi muda.

“Anak-anak yang bangga pada budayanya akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter. Melalui musik daerah, mereka belajar mencintai, bukan sekadar mengenal,” pungkasnya. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH