Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 4 Mei 2026 17:00 WITA ·

DPRD Kukar Terima Aksi Ratusan Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf


 Wakil I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, menerima perwakilan aksi damai ratusan massa dari Aliansi Tiga Organisasi Masyarakat (Ormas) daerah di ruang rapat DPRD Kukar, Senin (4/5/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Wakil I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, menerima perwakilan aksi damai ratusan massa dari Aliansi Tiga Organisasi Masyarakat (Ormas) daerah di ruang rapat DPRD Kukar, Senin (4/5/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Wakil I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, menerima aksi damai ratusan massa dari Aliansi Tiga Organisasi Masyarakat (Ormas) daerah di depan kantor DPRD Kukar, Senin (4/5/2026).

Abdul Rasid memastikan seluruh aspirasi massa telah diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Semua tuntutan kami terima dan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Aksi tersebut menjadi perhatian DPRD Kukar, terutama terkait polemik yang melibatkan pimpinan DPRD. Massa sebelumnya menilai sejumlah sikap Ketua DPRD telah menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kukar, Sugeng, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia mengakui peristiwa tersebut berpotensi melukai perasaan sejumlah pihak.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kukar,” ucapnya.

Sugeng menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan terkait langkah selanjutnya.

“Kami akan meminta pertimbangan DPP,” katanya singkat.

Ia menambahkan, keputusan terkait posisi pimpinan DPRD sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Meski demikian, aspirasi masyarakat akan menjadi pertimbangan utama.

Di akhir pernyataannya, Sugeng berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi DPRD untuk memperbaiki kinerja ke depan.

“Ini jadi pelajaran bagi kami,” tutupnya.

Sementara itu, DPRD Kukar berkomitmen membuka ruang dialog dengan masyarakat guna menjaga kondusivitas daerah.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH