Menu

Mode Gelap
Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

BERITA DAERAH · 17 Okt 2025 15:15 WITA ·

Tanpa Persaingan Ranking, Siswa SMPN 3 Tenggarong Tetap Antusias Raih Prestasi


 Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tenggarong, Sariyani, memberikan keterangan pesr kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tenggarong, Sariyani, memberikan keterangan pesr kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMP Negeri 3 Tenggarong menerapkan sistem penilaian yang berbeda dari kebanyakan sekolah. Tanpa menggunakan sistem ranking atau peringkat, sekolah ini justru berhasil menjaga semangat belajar siswa sekaligus mencetak berbagai prestasi akademik dan nonakademik.

Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariyani, menjelaskan bahwa kebijakan tanpa ranking diterapkan untuk menghindari tekanan berlebih di antara siswa. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan kecepatan belajar yang berbeda, sehingga penilaian harus dilakukan secara lebih objektif dan menyeluruh.

“Kami tidak menerapkan ranking. Semua siswa itu sama. Penilaian dilakukan secara internal oleh guru dan kepala sekolah untuk melihat potensi mereka masing-masing,” ujar Sariyani, Kamis (16/10/2025).

Ia menegaskan, meskipun tanpa ranking, sekolah tetap melakukan evaluasi internal untuk menentukan siswa yang memiliki kemampuan unggul. Evaluasi ini digunakan sebagai dasar pemilihan bibit-bibit berprestasi yang akan mengikuti olimpiade, lomba akademik, maupun program beasiswa.

“Pemilihan siswa untuk olimpiade dan beasiswa tetap kami lakukan, tapi hasilnya tidak diumumkan sebagai ranking. Tujuannya agar semua anak tetap bersemangat belajar tanpa merasa tersaingi,” jelasnya.

Sariyani menambahkan, untuk program beasiswa, pihak sekolah memanfaatkan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terhubung langsung dengan Kementerian Pendidikan. Melalui sistem tersebut, data siswa tidak mampu secara ekonomi maupun berprestasi dapat diakses secara otomatis dan terverifikasi.

“Beasiswa untuk siswa tidak mampu sudah langsung terkoneksi dengan Dapodik. Sedangkan beasiswa prestasi kami pilih dari hasil penilaian rapor dan evaluasi di sekolah,” ungkapnya.

Dengan sistem ini, SMPN 3 Tenggarong ingin menumbuhkan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif, di mana setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa harus tertekan oleh angka peringkat.

“Kami ingin anak-anak belajar karena kesadaran, bukan karena takut kalah. Prestasi sejati lahir dari motivasi dan kerja keras, bukan dari persaingan angka,” tutup Sariyani.

Melalui pendekatan tersebut, SMPN 3 Tenggarong terus berkomitmen mencetak siswa yang berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing secara sehat di era pendidikan modern. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH