Menu

Mode Gelap
Layanan Kesehatan Door To Door di IKN, Perkuat Gizi Warga dan Cegah Stunting DPRD Samarinda Sorot Parkir Liar Usaha di Badan Jalan, Minta Penertiban Tegas Penghentian Iuran BPJS Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi dan Kebijakan Pro Rakyat DPRD Samarinda Sorot Penghentian Iuran BPJS, Nilai Timing Kebijakan Kurang Tepat Raperda Reklame Samarinda Digodok, Pansus DPRD Siap Tertibkan dan Dongkrak PAD

BERITA DAERAH · 20 Okt 2025 18:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Mutu Pendidikan


 Aktivitas para guru SMPN 3 Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Aktivitas para guru SMPN 3 Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan program peningkatan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas utama daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga motivasi serta kinerja tenaga pendidik di berbagai jenjang.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengatakan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan guru bukan hanya sebatas pemberian tunjangan, melainkan bentuk nyata penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Kalau kesejahteraannya terjamin, motivasi dan semangat mereka dalam mendidik pasti meningkat,” ujarnya pada Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah melalui berbagai kebijakan terus berupaya mempertahankan hak-hak tenaga pendidik, termasuk melalui pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang disalurkan secara berkala.

“TPP ini bukan sekadar insentif, tapi juga bentuk apresiasi atas kerja keras para guru. Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan kebijakan ini,” tegasnya.

Selain menjaga stabilitas TPP, Disdikbud Kukar juga memperhatikan aspek peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendidikan lanjutan agar sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman.

“Kesejahteraan dan kompetensi harus seimbang. Karena pendidikan yang berkualitas lahir dari guru yang sejahtera sekaligus profesional,” katanya.

Pujianto menambahkan, kesejahteraan tenaga pendidik juga berdampak langsung terhadap kualitas belajar-mengajar di sekolah. Guru yang merasa diperhatikan akan bekerja lebih optimal dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan kreatif.

“Kalau guru merasa dihargai, mereka akan berinovasi tanpa diminta. Dampaknya tentu sangat positif bagi siswa,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pengelolaan keuangan pendidikan, termasuk penyaluran tunjangan, bisa berjalan lancar dan tepat waktu.

“Kami terus berkoordinasi dengan bagian keuangan daerah agar tidak ada keterlambatan pencairan. Harapannya, semua bisa diterima tepat waktu,” jelasnya.

Pujianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru merupakan investasi jangka panjang untuk memajukan dunia pendidikan di Kutai Kartanegara.

“Kalau guru sejahtera dan bahagia, maka kualitas pendidikan Kukar juga akan semakin baik. Itu yang sedang kami jaga bersama,” tutupnya. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Sorot Parkir Liar Usaha di Badan Jalan, Minta Penertiban Tegas

13 April 2026 - 17:00 WITA

Penghentian Iuran BPJS Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi dan Kebijakan Pro Rakyat

13 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Iuran BPJS, Nilai Timing Kebijakan Kurang Tepat

13 April 2026 - 15:00 WITA

Raperda Reklame Samarinda Digodok, Pansus DPRD Siap Tertibkan dan Dongkrak PAD

13 April 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar

10 April 2026 - 18:00 WITA

Kabel Semrawut Disorot DPRD Samarinda, Pansus Dorong Regulasi Penataan Utilitas

9 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH