Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 20:15 WITA ·

Hari Ketiga Operasi, Tim SAR Belum Temukan Enam Korban KM Mina Maritim 148 di Perairan Berau


 Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya kapal KM Mina Maritim 148 di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan menyisir area laut yang luas sejak pagi hingga sore hari. Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya kapal KM Mina Maritim 148 di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan menyisir area laut yang luas sejak pagi hingga sore hari.

KUTAIPANRITA.ID, BERAU — Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan enam korban yang hilang dalam kecelakaan kapal KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Hingga Selasa (28/10/2025) sore, hasil pencarian masih nihil meski penyisiran telah dilakukan sejak pagi hari.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, S.E., M.M., menjelaskan bahwa tim memulai kegiatan pencarian pada pukul 07.00 WITA dengan melakukan briefing di Posko SAR Gabungan. Setelah itu, seluruh unsur yang terlibat menyebar di area pencarian seluas 919 nautical mile persegi.

“Operasi ini melibatkan unsur dari Basarnas, TNI AL, Ditpolair, BPBD, serta dukungan para nelayan setempat. Kami berupaya maksimal melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal,” terang Endrow.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan RIB Sangatta sebagai kapal utama, didukung dengan peralatan selam, komunikasi, medis, dan SAR air. Penyelaman telah dilakukan sebanyak dua kali oleh penyelam Basarnas dan BPBD di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP), namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun serpihan baru dari kapal yang tenggelam.

Seluruh tim kembali ke Posko SAR Gabungan pada pukul 18.00 WITA untuk melaksanakan debriefing dan evaluasi hasil pencarian. Berdasarkan laporan lapangan, hasil operasi pada hari ketiga dinyatakan masih nihil.

Cuaca di sekitar perairan Talisayan terpantau cerah berawan dengan ombak dan arus laut yang relatif tenang, sehingga tidak ada hambatan berarti selama proses pencarian berlangsung.

Meski demikian, keterbatasan jarak pandang di bawah permukaan laut menjadi tantangan tersendiri bagi para penyelam. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan operasi pada hari keempat, Rabu (29/10/2025), mulai pukul 07.00 WITA, dengan pola pencarian yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi hari ini.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memperluas area pencarian. Harapannya, seluruh korban bisa segera ditemukan,” tutup Endrow.

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH