Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 21:15 WITA ·

Kapal KM Fadil Jaya 12 Tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Basarnas Balikpapan Kerahkan Alut dan Personil untuk Melaksanakan Pencarian


 Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WITA, ketika kapal berwarna hijau yang mengangkut sekitar 60 ton batubara dihantam ombak tinggi di tengah cuaca buruk. Akibat guncangan hebat dan kondisi laut yang tidak bersahabat, kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan terjatuh ke laut dan belum ditemukan hingga kini.

Menurut laporan dari Nur Hidayat, salah satu keluarga korban, KM Fadil Jaya 12 mengangkut delapan orang, terdiri atas Nahkoda Adi (36), Resky Wawan (29), Ardi, Kiroh, Heri, serta tiga orang lainnya yang belum teridentifikasi (Mr. X¹, Mr. X², dan Mr. X³). Seluruh korban masih berstatus dalam pencarian (DP).

Komandan SRU, Aurelius Godja, menjelaskan bahwa tim SAR berangkat menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas Balikpapan menuju lokasi kejadian pada Selasa (28/10) sekitar pukul 09.30 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di area perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam.

Operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 20.45 WITA dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (29/10) mulai pukul 07.00 WITA, sesuai rencana operasi hari kedua.

Dalam operasi tersebut, berbagai peralatan dikerahkan, termasuk Rescue Car, RBB, alat komunikasi, peralatan medis, dan perlengkapan SAR air. Unsur yang terlibat meliputi KPP Balikpapan, Potensi 112 Kukar, serta keluarga korban yang turut membantu di lapangan.

Aurelius menambahkan, kondisi perairan yang menjadi habitat buaya dan cuaca berawan dengan angin kencang berkecepatan 9 meter per detik menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meskipun demikian, Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH