Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Dorong Venue Olahraga Jadi Mesin Baru Peningkatan PAD DPRD Samarinda Fasilitasi BPN dan Perusahaan Bahas Pendataan Jalan Konsesi Disporapar Samarinda Optimistis PAD 2026 Tercapai, Siapkan Kerja Sama Kelola Aset DLH Samarinda Matangkan Raperda RPPLH, Jadi Pedoman Perlindungan Lingkungan 30 Tahun ke Depan DPRD Samarinda Tetapkan Batas Usia Pemuda Maksimal 30 Tahun dalam Raperda Kepemudaan

IKN NUSANTARA · 7 Nov 2025 09:15 WITA ·

Otorita IKN Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting bagi Calon Ibu dan Keluarga Rentan di Sepaku


 Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025). Perbesar

Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat upaya pencegahan stunting bagi calon ibu dan keluarga rentan melalui pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting, sekaligus pemberian makanan tinggi protein, di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

Program ini berlangsung mulai 27 Oktober hingga 27 November 2025 dan menyasar seluruh desa di Kecamatan Sepaku sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan perbaikan pola konsumsi keluarga dalam mencegah risiko stunting sejak sebelum kelahiran.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menekankan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, bukan hanya dalam pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga dalam memberi contoh nyata kepada lingkungan sekitar.

“Kami berharap, kader-kader ini tidak hanya merawat bagi anaknya, tetapi juga menjadi percontohan masyarakat lainnya dalam mengajarkan kepada anak-anaknya,” ujar Alimuddin.

Kegiatan ini turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN sebagai mitra dalam penguatan edukasi keluarga, terutama terkait kesehatan perempuan dan persiapan kehamilan.

Dalam kesempatan tersebut, Penasehat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki, menegaskan pentingnya pencegahan stunting dimulai sejak remaja.

“Stunting ini bukan hal yang terjadi tiba-tiba. Ia berawal dari usia remaja, khususnya saat perempuan mengalami menstruasi pertama kali,” ungkapnya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam membangun masyarakat Nusantara yang sehat, berdaya, dan siap menyongsong Ibu Kota Politik tahun 2028.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA