Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 7 Nov 2025 09:15 WITA ·

Otorita IKN Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting bagi Calon Ibu dan Keluarga Rentan di Sepaku


 Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025). Perbesar

Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat upaya pencegahan stunting bagi calon ibu dan keluarga rentan melalui pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting, sekaligus pemberian makanan tinggi protein, di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

Program ini berlangsung mulai 27 Oktober hingga 27 November 2025 dan menyasar seluruh desa di Kecamatan Sepaku sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan perbaikan pola konsumsi keluarga dalam mencegah risiko stunting sejak sebelum kelahiran.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menekankan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, bukan hanya dalam pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga dalam memberi contoh nyata kepada lingkungan sekitar.

“Kami berharap, kader-kader ini tidak hanya merawat bagi anaknya, tetapi juga menjadi percontohan masyarakat lainnya dalam mengajarkan kepada anak-anaknya,” ujar Alimuddin.

Kegiatan ini turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN sebagai mitra dalam penguatan edukasi keluarga, terutama terkait kesehatan perempuan dan persiapan kehamilan.

Dalam kesempatan tersebut, Penasehat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki, menegaskan pentingnya pencegahan stunting dimulai sejak remaja.

“Stunting ini bukan hal yang terjadi tiba-tiba. Ia berawal dari usia remaja, khususnya saat perempuan mengalami menstruasi pertama kali,” ungkapnya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam membangun masyarakat Nusantara yang sehat, berdaya, dan siap menyongsong Ibu Kota Politik tahun 2028.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA