Menu

Mode Gelap
SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara Jejak Panjang Viktor Yuan: Dari Dunia Usaha hingga Kursi Wakil Rakyat yang Mengabdi untuk Samarinda Pemkab Kukar Luncurkan Tiga Program Digital, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Transparan Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia Iswandi Minta Diskumi Susun Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Bukan Sekadar Mengatasnamakan Rakyat

BERITA DAERAH · 11 Nov 2025 19:15 WITA ·

Basarnas Balikpapan Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban Kapal Tenggelam di Perairan Ujoh Halang


 Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim) Perbesar

Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim)

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Operasi ini dimulai setelah Basarnas menerima laporan resmi dari BPBD Kutai Barat pada Senin (10/11) malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.
“Kami mengerahkan unsur yang ada dan langsung melakukan pergerakan menuju lokasi. Kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur sungai maupun perairan sekitar Ujoh Halang, kami mengimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Basarnas juga mengapresiasi respon cepat dari para mitra dalam mendukung pelaksanaan operasi. Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas KPP Balikpapan, TNI AD Kutai Barat, BPBD Kutai Barat, serta PT BDL Kutai Barat. Sinergi lintas instansi ini dinilai sangat penting terutama pada fase awal pencarian.

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat kapal ferry kelebihan muatan sebelum akhirnya tenggelam di titik koordinat sekitar 0° 2’51.42″N, 115°34’9.62″E. Tim SRU (Search and Rescue Unit) berangkat dari Kantor SAR Balikpapan pada Selasa (11/11) pukul 00.35 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 12.35 WITA.

Daftar Korban yang Dilaporkan Masih Hilang (8 orang):

  1. Ira (Perempuan, asal Timur)
  2. Ilham (Laki-laki, Bandung)
  3. Pendi (Laki-laki, Lumajang)
  4. Anci (Laki-laki, Banjar)
  5. Sello (Laki-laki, asal Timur)
  6. Yanto (Laki-laki, asal Timur)
  7. Dedy (Laki-laki, Bandung)
  8. Bogel (Laki-laki, Malang)

Basarnas menegaskan bahwa semangat kemanusiaan menjadi dasar utama dalam setiap upaya pencarian dan pertolongan. Operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami berharap seluruh korban dapat segera ditemukan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung operasi ini,” Dody Setiawan Suwondo.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jejak Panjang Viktor Yuan: Dari Dunia Usaha hingga Kursi Wakil Rakyat yang Mengabdi untuk Samarinda

23 Juni 2026 - 18:00 WITA

Pemkab Kukar Luncurkan Tiga Program Digital, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Transparan

23 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi Minta Diskumi Susun Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Bukan Sekadar Mengatasnamakan Rakyat

23 Juni 2026 - 15:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Nihilnya Anggaran UKM, Iswandi: Ini Harus Dijelaskan

23 Juni 2026 - 14:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Belanja Internal Disdag, Anggaran untuk Masyarakat Diminta Diperbesar

23 Juni 2026 - 13:00 WITA

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik

22 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH