Menu

Mode Gelap
SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara Jejak Panjang Viktor Yuan: Dari Dunia Usaha hingga Kursi Wakil Rakyat yang Mengabdi untuk Samarinda Pemkab Kukar Luncurkan Tiga Program Digital, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Transparan Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia Iswandi Minta Diskumi Susun Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Bukan Sekadar Mengatasnamakan Rakyat

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 08:30 WITA ·

Seluruh Korban Ferry Tenggelam di Kutai Barat Ditemukan


 Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI BARAT – Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan bersama unsur Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat, berhasil menuntaskan operasi pencarian korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal yang mengangkut 28 penumpang itu mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

Dari total penumpang, 20 orang dinyatakan selamat dan 8 orang ditemukan meninggal dunia.

Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan metode penyisiran di permukaan air, observasi sekitar lokasi, serta penyelaman oleh tim khusus dari Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di titik yang berbeda, berjarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal. Korban terakhir atas nama Pendy (30) ditemukan pukul 22.19 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar.

Upaya penyelaman sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, namun tim tetap melanjutkan penyisiran di permukaan hingga malam hari. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud, BPBD Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, serta masyarakat sekitar. Sejumlah alat utama SAR seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam turut digunakan selama pencarian.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jejak Panjang Viktor Yuan: Dari Dunia Usaha hingga Kursi Wakil Rakyat yang Mengabdi untuk Samarinda

23 Juni 2026 - 18:00 WITA

Pemkab Kukar Luncurkan Tiga Program Digital, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Transparan

23 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi Minta Diskumi Susun Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Bukan Sekadar Mengatasnamakan Rakyat

23 Juni 2026 - 15:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Nihilnya Anggaran UKM, Iswandi: Ini Harus Dijelaskan

23 Juni 2026 - 14:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Belanja Internal Disdag, Anggaran untuk Masyarakat Diminta Diperbesar

23 Juni 2026 - 13:00 WITA

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik

22 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH