Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 12:35 WITA ·

Fraksi PDIP DPRD Kaltim Soroti Program Stunting dan Sikapi Tegas Rencana Pemotongan DBH oleh Pemerintah Pusat


 Sugiyono, Juru Bicara Fraksi PDIP DPRD Kaltim, menegaskan sikap fraksi
mengenai program stunting dan penolakan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH Perbesar

Sugiyono, Juru Bicara Fraksi PDIP DPRD Kaltim, menegaskan sikap fraksi mengenai program stunting dan penolakan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH

SAMARINDA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur memberikan perhatian khusus terhadap program penanggulangan stunting di daerah. Fraksi menilai bahwa intervensi pemerintah masih perlu diperkuat, terutama dalam hal akurasi data dan perluasan program gizi bagi masyarakat di wilayah miskin dan pedesaan.

Menurut Sugiyono, penguatan data secara by name by address mutlak diperlukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Fraksi juga menekankan bahwa layanan kesehatan dasar harus mudah dijangkau oleh keluarga yang hidup di wilayah terpencil. Selain isu stunting, Fraksi PDIP menanggapi tegas rencana pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat. Fraksi mendukung langkah Pemerintah Provinsi Kaltim yang menolak kebijakan tersebut karena dapat berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah.

Sugiyono menyebut pemotongan DBH berpotensi mengurangi kekuatan anggaran daerah dan pada akhirnya menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jika mekanisme diplomasi maupun jalur konstitusional tidak memperoleh respons yang memadai, aspirasi masyarakat tidak boleh diabaikan selama disampaikan dalam koridor hukum,” tegasnya.

PDIP meminta pemerintah provinsi untuk tetap memperjuangkan hak fiskal daerah agar berbagai program prioritas mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan wilayah—tidak terganggu oleh perubahan kebijakan pusat.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH