Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026 Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

BERITA DAERAH · 7 Des 2025 11:08 WITA ·

DPRD Kaltim Sebut Gerakan Publik Tolak Pengurangan Dana Pusat sebagai Sinyal Positif


 Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Firnadi Ikhsan Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Firnadi Ikhsan

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menilai meningkatnya partisipasi masyarakat yang ikut menyuarakan keberatan atas rencana pengurangan alokasi anggaran untuk daerah merupakan langkah positif. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, terlebih jika kebijakan tersebut berpotensi menekan kemampuan pembangunan daerah.

Firnadi menyebut langkah-langkah pemerintah daerah sejauh ini sudah berjalan sesuai jalurnya. Gubernur Kaltim disebut telah bertemu langsung dengan kementerian terkait untuk menjelaskan alasan dan keberatan daerah terhadap kebijakan pusat tersebut.

Dalam penjelasannya, Firnadi mengapresiasi gerakan publik yang ikut bersuara.
“Ketika masyarakat ikut bergerak untuk menyuarakan hal yang sama, ya saya kira itu hal yang positif,” ucapnya.

Ia juga menyebut bahwa DPR RI memberikan respons baik terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai forum. Menurutnya, dukungan publik dapat memperkuat argumentasi Kaltim dalam upaya mempertahankan anggaran pembangunan.

Pengurangan anggaran diprediksi membuat sejumlah program daerah tertunda. Firnadi menjelaskan bahwa selama ini pembangunan di Kaltim ditopang oleh kemampuan fiskal berkisar Rp20–21 triliun. Jika direalokasi menjadi Rp6 triliun, ia menilai banyak kegiatan yang sudah ditunggu masyarakat tidak bisa dijalankan.

DPRD Kaltim berharap komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan DPR RI dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan pembangunan.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD

30 Juni 2026 - 19:00 WITA

Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026

30 Juni 2026 - 18:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar

30 Juni 2026 - 17:00 WITA

Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola

30 Juni 2026 - 16:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

30 Juni 2026 - 15:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Anggaran Pengelolaan Aset, Minta Target Kinerja Lebih Terukur

30 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH