Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 6 Feb 2026 19:00 WITA ·

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan


 Petugas Polsek Anggana saat melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dok: Polsek Anggana. Perbesar

Petugas Polsek Anggana saat melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dok: Polsek Anggana.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Warga Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kebun sawit, Rabu (4/2/2026). Korban diketahui bernama Palimbong, seorang pensiunan anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Kapolsek Anggana, Iptu I Komang Mahendra Putra, Jumat (6/2/2026), menjelaskan bahwa korban terakhir kali berpamitan kepada keluarganya sekitar pukul 08.00 WITA untuk pergi ke kebun sawit miliknya dengan membawa jerigen berisi air minum. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Anak korban, Dhewi, yang tiba di rumah sekitar pukul 16.00 WITA sepulang bekerja, mulai merasa khawatir karena ayahnya tidak berada di rumah dan tidak dapat dihubungi meski telah dilakukan panggilan berulang kali. Pihak keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban dengan meminta bantuan kerabat untuk mengecek ke lokasi kebun.

“Sekitar pukul 21.00 WITA, kerabat korban bernama Tahan Sembiring menemukan korban tergeletak di depan pintu gubuk kebun dalam kondisi sudah tidak bernapas. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak keluarga dan kepolisian,” ujar Iptu I Komang Mahendra Putra.

Petugas Polsek Anggana tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.20 WITA dan langsung melakukan evakuasi jenazah ke UPTD Puskesmas Anggana, Desa Sungai Meriam, menggunakan mobil ambulans. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tujuh jam sebelum ditemukan.

Pihak keluarga menyatakan menerima penyebab kematian korban dan menolak dilakukan visum, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan saat berkebun yang memicu kambuhnya penyakit. Diketahui, korban memiliki riwayat batuk serta kolesterol tinggi. Korban merupakan pensiunan Polri yang pernah bertugas di Polsek Anggana dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi Satu (Briptu).

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH