Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 12 Feb 2026 10:00 WITA ·

Kabel Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Rawan Bahaya


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Pencurian kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lampu sorot dekoratif di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) membuat kawasan tersebut gelap gulita pada malam hari. Kondisi ini mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi.

Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (11/2/2026) malam, Rusdi menyebut kabel yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 2,8 kilometer di kedua sisi jembatan. Kabel tersebut merupakan bagian dari instalasi penerangan utama yang sangat vital bagi keselamatan pengguna jalan.

“Informasinya kabel yang dicuri itu kabel LPJU dan lampu sorot dekoratif, totalnya sekitar 2,8 kilometer,” ujarnya.

Rusdi menyayangkan aksi pencurian tersebut karena Jembatan Mahkota II merupakan jalur penghubung penting yang setiap hari dilalui masyarakat. Menurutnya, kondisi gelap di jembatan sangat berbahaya bagi pengendara.

“Ini sangat kita sayangkan. Jembatan itu akses vital, kalau gelap tentu membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga fasilitas umum dengan meningkatkan pengawasan lingkungan. Rusdi menekankan pentingnya peran RT dan warga dalam mengantisipasi aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan sehingga penerangan di Jembatan Mahkota II dapat kembali normal.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH