Menu

Mode Gelap
Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

BERITA DAERAH · 12 Feb 2026 10:00 WITA ·

Kabel Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Rawan Bahaya


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Pencurian kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lampu sorot dekoratif di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) membuat kawasan tersebut gelap gulita pada malam hari. Kondisi ini mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi.

Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (11/2/2026) malam, Rusdi menyebut kabel yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 2,8 kilometer di kedua sisi jembatan. Kabel tersebut merupakan bagian dari instalasi penerangan utama yang sangat vital bagi keselamatan pengguna jalan.

“Informasinya kabel yang dicuri itu kabel LPJU dan lampu sorot dekoratif, totalnya sekitar 2,8 kilometer,” ujarnya.

Rusdi menyayangkan aksi pencurian tersebut karena Jembatan Mahkota II merupakan jalur penghubung penting yang setiap hari dilalui masyarakat. Menurutnya, kondisi gelap di jembatan sangat berbahaya bagi pengendara.

“Ini sangat kita sayangkan. Jembatan itu akses vital, kalau gelap tentu membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga fasilitas umum dengan meningkatkan pengawasan lingkungan. Rusdi menekankan pentingnya peran RT dan warga dalam mengantisipasi aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan sehingga penerangan di Jembatan Mahkota II dapat kembali normal.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH