Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 20:00 WITA ·

Empat Santri Rumah Tahfidz Saunah Kaltim Tuntaskan Hafalan 30 Juz


 Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan. Perbesar

Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Rumah Tahfidz Saunah Kaltim menggelar Haflah Akhirussanah ke-VII di halaman Kantor Yayasan, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dirangkai dengan buka puasa bersama serta pemberian penghargaan kepada para santri.

Dalam kegiatan itu, empat santri berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Sementara sejumlah santri lainnya juga menunjukkan perkembangan hafalan pada berbagai tingkat.

Ketua Yayasan Saunah Kaltim, Santi Maryana, mengaku bersyukur atas capaian para santri pada tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini ada empat santri yang menyelesaikan hafalan 30 juz,” ujarnya singkat.

Saat ini sekitar 40 santri menimba ilmu di Rumah Tahfidz Saunah. Selain menghafal Al-Qur’an, para santri juga tetap menjalani pendidikan formal di sekolah. Sistem pembelajaran dibuat fleksibel agar keduanya dapat berjalan seimbang.

Rumah Tahfidz Saunah berdiri sejak 2017, bermula dari kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dengan jumlah santri yang masih sedikit.

“Awalnya hanya delapan anak yang belajar mengaji di lingkungan keluarga,” jelas Santi.

Seiring waktu, jumlah santri terus bertambah dan tidak hanya berasal dari Kutai Kartanegara, tetapi juga dari daerah lain seperti Kalimantan Selatan dan Kutai Timur.

Ia menegaskan seluruh santri belajar tanpa dipungut biaya karena kegiatan operasional didukung para donatur.

“Kami tidak memungut biaya, semua berjalan berkat dukungan donatur,” katanya.

Ke depan, pihak yayasan berharap para santri tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi di berbagai bidang.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH