Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 16:00 WITA ·

Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Proyek Air Bersih 250 Liter/Detik Tanpa Kenaikan Tarif


 Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau lokasi pembangunan Intake Bekotok di Tenggarong, Selasa (28/4/2026), dalam rangka peningkatan kapasitas produksi air bersih. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau lokasi pembangunan Intake Bekotok di Tenggarong, Selasa (28/4/2026), dalam rangka peningkatan kapasitas produksi air bersih. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meninjau lokasi pembangunan Intake Bekotok di Kecamatan Tenggarong, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek peningkatan kapasitas air bersih yang ditujukan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Aulia menjelaskan, proyek tersebut merupakan kerja sama pemerintah daerah dengan pihak ketiga, dengan target peningkatan kapasitas dari 75 liter per detik menjadi 250 liter per detik.

“Kita meninjau langsung lokasi intake yang akan dibangun dengan kapasitas 250 liter per detik, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Tenggarong,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerja sama ini menggunakan skema baru, di mana Perumda Air Minum membeli air bersih yang telah diproduksi pihak ketiga. Meski demikian, pemerintah memastikan tarif air tidak akan mengalami kenaikan.

“Kita pastikan tidak ada kenaikan tarif. Justru tujuannya agar layanan lebih baik, air lebih deras dan kualitasnya meningkat,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Aulia menyebut tidak ada kendala berarti. Lokasi pembangunan telah siap dan proses konstruksi diharapkan berjalan lancar.

“Sejauh ini tidak ada kendala, kita harap pembangunan bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga menjelaskan, Bekotok dipilih sebagai lokasi proyek karena tingkat pengolahan airnya lebih menantang dibanding wilayah lain seperti Sukarame dan Bukit Biru, sehingga dijadikan percontohan kerja sama.

“Kalau di Bekotok yang tingkat pengolahannya lebih sulit saja bisa berhasil, maka ke depan lokasi lain juga bisa kita kembangkan,” jelasnya.

Terkait musim kemarau, Aulia memastikan ketersediaan air baku masih aman, didukung sumber utama dari Sungai Mahakam. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi penurunan debit air.

“Sejauh ini masih aman, apalagi kita punya Sungai Mahakam sebagai sumber utama,” ungkapnya.

Ke depan, seluruh sistem intake di Kukar akan diintegrasikan agar saling mendukung distribusi air bersih. Pemerintah juga menargetkan penurunan tingkat kebocoran air (NRW) dari sekitar 38 persen menjadi di bawah 30 persen.

“Kalau kebocoran ditekan, itu sama saja menyelamatkan air dan pendapatan,” ujarnya.

Saat ini proyek telah memasuki tahap konstruksi setelah proses lelang selesai. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik mulai terlihat pada tahun ini.

“Sekarang tahap konstruksi, kita pastikan lahan siap, dan mudah-mudahan tahun ini sudah mulai terlihat pembangunannya,” pungkas Aulia.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Teras Samarinda Bakal Diperluas hingga Tempekong, DPRD Dorong Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Mahakam

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Raperda Pencegahan Kebakaran Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Damkar Bakal Diperkuat Kewenangannya

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

TPG Guru SDN Filial Loa Kumbar Terkendala Data, DPRD Samarinda Dorong Pemekaran Sekolah

15 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH