Menu

Mode Gelap
Tambang Terhenti, Warga Muara Jawa Desak Izin Segera Terbit Dirut BPJS Kesehatan Tinjau IKN, Siap Bangun Kantor Layanan Khusus PWI Kukar Latih Jurnalistik Warga Desa Kersik, Dorong Informasi Akurat dan Promosi Potensi Lokal PWI Kukar dan Desa Kersik Hijaukan Pantai Biru, Perkuat Perlindungan Dari Abrasi Pelantikan Matra Kaltim di IKN, Basuki Tegaskan Persatuan dan Peran Adat

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 17:00 WITA ·

Disperindag Kukar Sambut Sidak DPRD, Pasar TAS Didorong Kembali Bergairah


 Plt Kepala Disperindag Kutai Kartanegara, Sayyid Fathullah, saat mendampingi Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani dan Wakil Ketua DPRD Kukar melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, Kamis (30/04/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Plt Kepala Disperindag Kutai Kartanegara, Sayyid Fathullah, saat mendampingi Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani dan Wakil Ketua DPRD Kukar melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, Kamis (30/04/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara, Sayyid Fathullah, menyambut positif inspeksi mendadak (sidak) Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani di Pasar Tangga Arung Square (TAS), Kamis (30/04/2026), sebagai bentuk dukungan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi pasar.

“Alhamdulillah, kami sangat menyambut baik,” ujarnya singkat.

Ia menilai kehadiran DPRD menjadi dorongan baru bagi pemerintah dan pedagang di tengah penurunan omzet yang terjadi. Sinergi antara legislatif dan eksekutif disebut penting untuk membenahi kondisi pasar. “Ini penyemangat baru,” katanya.

Fathullah mengungkapkan, persoalan utama saat ini adalah masih banyaknya kios kosong. Dari sekitar 703 unit, hanya sekitar 60 persen yang aktif beroperasi. “Sekitar 60 persen yang aktif,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi menurunnya daya beli masyarakat serta keterbatasan modal pedagang. “Daya beli menurun, modal jadi kendala,” ujarnya.

Untuk mengatasinya, Disperindag terus melakukan berbagai upaya, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga dan berkoordinasi dengan Forum Pedagang. Namun, pengelolaan pasar saat ini masih dilakukan pemerintah daerah. “Kita masih kelola sendiri,” ucapnya.

Sebagai langkah awal, kebijakan parkir gratis diterapkan sementara guna menarik pengunjung dan meningkatkan transaksi. “Parkir kita gratiskan dulu,” katanya.

Selain itu, DPRD Kukar berencana mendorong aktivitas di pasar dengan menjadikannya lokasi kegiatan OPD. Pemerintah juga mengkaji kemungkinan relaksasi retribusi bagi pedagang. “Nanti akan dibahas lagi,” jelasnya.

Fathullah menegaskan, tidak ada kenaikan tarif retribusi. Tarif tetap Rp600 per petak per hari sesuai peraturan daerah. “Yang benar Rp600,” tegasnya.

Ia berharap, dengan sinergi semua pihak, Pasar Tangga Arung Square dapat kembali ramai dan berkembang sebagai pusat ekonomi baru di Kutai Kartanegara.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tambang Terhenti, Warga Muara Jawa Desak Izin Segera Terbit

4 Mei 2026 - 11:00 WITA

PWI Kukar Latih Jurnalistik Warga Desa Kersik, Dorong Informasi Akurat dan Promosi Potensi Lokal

4 Mei 2026 - 09:00 WITA

PWI Kukar dan Desa Kersik Hijaukan Pantai Biru, Perkuat Perlindungan Dari Abrasi

4 Mei 2026 - 08:00 WITA

Kongres PSSI Kukar 2026 Tekankan Pembinaan Akar Rumput dan Kembalikan Semarak Stadion

2 Mei 2026 - 18:00 WITA

May Day 2026 di Kukar, Pekerja Rayakan Kebersamaan dan Terima Bantuan

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Desak Perbaikan Nasib Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH