Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 2 Mei 2026 18:00 WITA ·

Kongres PSSI Kukar 2026 Tekankan Pembinaan Akar Rumput dan Kembalikan Semarak Stadion


 Ketua PSSI Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrillian Noor, memberikan sambutan dalam Kongres Biasa PSSI Kutai Kartanegara 2026 di Aula Serba Guna Dispora Kukar, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Sabtu (2/5/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Ketua PSSI Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrillian Noor, memberikan sambutan dalam Kongres Biasa PSSI Kutai Kartanegara 2026 di Aula Serba Guna Dispora Kukar, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Sabtu (2/5/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kongres Biasa PSSI Kutai Kartanegara 2026 menegaskan komitmen penguatan sepak bola dari akar rumput. Kegiatan ini digelar di Aula Serba Guna Dispora Kukar, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Sabtu (2/5/2026).

Kongres dibuka Wakil Ketua Umum PSSI Kalimantan Timur, Syafruddin Duntu, yang menekankan pentingnya statuta sebagai pedoman organisasi.

“Statuta adalah buku panduan PSSI, dari kabupaten hingga provinsi. Sekarang tidak lagi Askab, semuanya sudah menjadi PSSI,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi prestasi Kutai Kartanegara yang meraih juara Porprov di Berau dengan kekuatan pemain lokal.

“Kami apresiasi Kukar juara dengan pemain asli daerah. Akan terasa hambar jika juara, tetapi pembinaan tidak berjalan,” tambahnya.

Ketua PSSI Kutai Kartanegara, Thauhid Afrillian Noor, menegaskan fokus ke depan adalah menghidupkan kembali atmosfer stadion melalui kompetisi berkelanjutan.

“Visi kami mengembalikan penonton ke stadion. Caranya dengan konsisten menggelar kompetisi usia dini, festival sepak bola, hingga antar klub dan komunitas suporter,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran penonton menjadi energi penting bagi pemain.

“Kalau stadion ramai, semangat pemain pasti meningkat,” ujar Toi, sapaan akrabnya.

Ia juga menyebut sejumlah capaian, seperti raihan emas pada Pekan Pelajar Olahraga Daerah Kaltim dan prestasi di Soeratin U-13 serta U-15. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama.

“Kami tetap menggulirkan kompetisi dan melakukan evaluasi berkala. Kami berharap dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Kartanegara, Chairil Anwar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor menjelang Porprov Kaltim di Paser.

“Kami mendorong keterlibatan dunia usaha, khususnya sektor tambang dan perkebunan, untuk mendukung pembinaan olahraga di Kukar,” ujarnya.

Ia optimistis Kukar mampu mempertahankan gelar juara umum dengan kekuatan atlet lokal.

“Saya bangga, yang kita bina adalah putra asli daerah. Ini yang harus terus dijaga,” tegasnya.

Kongres ini diharapkan memperkuat fondasi pembinaan sekaligus membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kutai Kartanegara.

 

Pewarta : M-H
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH