Menu

Mode Gelap
Iswandi Desak Kejelasan Relokasi Pasar Pagi dan Evaluasi BUMD Samarinda DPRD Samarinda Tegaskan Pajak Banjar Sari Catering Sudah Sesuai Aturan Pemancing Jatuh Saat Badai di Perairan Balikpapan, Tim SAR Lakukan Pencarian Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa S1 untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Temukan Ketidaksesuaian Izin Saat Sidak Bersama DPRD

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 16:15 WITA ·

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sebut Nilai Realisasi Anggaran Pendidikan 69 Persen Masih Sesuai Pola, Didominasi Gaji dan Kesejahteraan


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyebut bahwa struktur anggaran dinas tersebut memang didominasi oleh belanja rutin, seperti gaji dan tunjangan pegawai. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyebut bahwa struktur anggaran dinas tersebut memang didominasi oleh belanja rutin, seperti gaji dan tunjangan pegawai.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Realisasi anggaran Dinas Pendidikan Kalimantan Timur yang berada di angka sekitar 69 persen hingga periode terakhir dinilai masih dalam batas kewajaran. Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, yang menyebut bahwa struktur anggaran dinas ini memang didominasi oleh belanja rutin seperti gaji dan tunjangan pegawai.

Menurut Agusriansyah, sektor pendidikan memiliki komposisi anggaran yang berbeda dengan dinas lain yang lebih banyak mengeksekusi program fisik. Gaji guru, tenaga kependidikan, serta Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) berjalan secara rutin setiap bulan dan menyumbang porsi terbesar dalam serapan anggaran.

“Di Dinas Pendidikan, belanja pegawai itu berjalan terus tiap bulan. Gaji tidak bisa ditunda, TPP juga pasti jalan. Itu sebabnya persentase serapannya relatif stabil,” jelasnya, Rabu (26/11/2025).

Selain gaji dan TPP, komponen lain seperti Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) juga menjadi unsur penting dalam penyaluran anggaran pendidikan. Namun pencairan BOSDA dilakukan secara bertahap sehingga pada periode tertentu angkanya belum sepenuhnya tercatat dalam realisasi.

Agusriansyah memastikan bahwa pergerakan serapan anggaran sektor pendidikan biasanya sejalan dengan pola pembayaran bulanan serta jadwal distribusi BOSDA. Ia menilai tidak ada indikasi pelambatan berarti pada struktur anggaran dinas tersebut.

Menurutnya, angka 69 persen bukanlah indikator kinerja buruk, melainkan mencerminkan fakta bahwa sebagian belanja lainnya masih menunggu proses administratif seperti pencairan BOSDA tahap lanjutan.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Iswandi Desak Kejelasan Relokasi Pasar Pagi dan Evaluasi BUMD Samarinda

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Tegaskan Pajak Banjar Sari Catering Sudah Sesuai Aturan

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

Pemancing Jatuh Saat Badai di Perairan Balikpapan, Tim SAR Lakukan Pencarian

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa S1 untuk Warga Kawasan Nusantara

10 Maret 2026 - 16:00 WITA

DPMPTSP Samarinda Temukan Ketidaksesuaian Izin Saat Sidak Bersama DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Perizinan Jadi Sorotan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH