Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 11 Nov 2025 19:15 WITA ·

Basarnas Balikpapan Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban Kapal Tenggelam di Perairan Ujoh Halang


 Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim) Perbesar

Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim)

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Operasi ini dimulai setelah Basarnas menerima laporan resmi dari BPBD Kutai Barat pada Senin (10/11) malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.
“Kami mengerahkan unsur yang ada dan langsung melakukan pergerakan menuju lokasi. Kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur sungai maupun perairan sekitar Ujoh Halang, kami mengimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Basarnas juga mengapresiasi respon cepat dari para mitra dalam mendukung pelaksanaan operasi. Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas KPP Balikpapan, TNI AD Kutai Barat, BPBD Kutai Barat, serta PT BDL Kutai Barat. Sinergi lintas instansi ini dinilai sangat penting terutama pada fase awal pencarian.

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat kapal ferry kelebihan muatan sebelum akhirnya tenggelam di titik koordinat sekitar 0° 2’51.42″N, 115°34’9.62″E. Tim SRU (Search and Rescue Unit) berangkat dari Kantor SAR Balikpapan pada Selasa (11/11) pukul 00.35 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 12.35 WITA.

Daftar Korban yang Dilaporkan Masih Hilang (8 orang):

  1. Ira (Perempuan, asal Timur)
  2. Ilham (Laki-laki, Bandung)
  3. Pendi (Laki-laki, Lumajang)
  4. Anci (Laki-laki, Banjar)
  5. Sello (Laki-laki, asal Timur)
  6. Yanto (Laki-laki, asal Timur)
  7. Dedy (Laki-laki, Bandung)
  8. Bogel (Laki-laki, Malang)

Basarnas menegaskan bahwa semangat kemanusiaan menjadi dasar utama dalam setiap upaya pencarian dan pertolongan. Operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami berharap seluruh korban dapat segera ditemukan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung operasi ini,” Dody Setiawan Suwondo.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH