Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Matangkan Mitigasi Karhutla Hadapi Ancaman El Niño 2026 Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026 DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

BERITA DAERAH · 11 Nov 2025 19:15 WITA ·

Basarnas Balikpapan Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban Kapal Tenggelam di Perairan Ujoh Halang


 Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim) Perbesar

Tim SAR Gabungan bersiap melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Dok. Basarnas Kaltim)

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Operasi ini dimulai setelah Basarnas menerima laporan resmi dari BPBD Kutai Barat pada Senin (10/11) malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.
“Kami mengerahkan unsur yang ada dan langsung melakukan pergerakan menuju lokasi. Kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur sungai maupun perairan sekitar Ujoh Halang, kami mengimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Basarnas juga mengapresiasi respon cepat dari para mitra dalam mendukung pelaksanaan operasi. Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas KPP Balikpapan, TNI AD Kutai Barat, BPBD Kutai Barat, serta PT BDL Kutai Barat. Sinergi lintas instansi ini dinilai sangat penting terutama pada fase awal pencarian.

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat kapal ferry kelebihan muatan sebelum akhirnya tenggelam di titik koordinat sekitar 0° 2’51.42″N, 115°34’9.62″E. Tim SRU (Search and Rescue Unit) berangkat dari Kantor SAR Balikpapan pada Selasa (11/11) pukul 00.35 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 12.35 WITA.

Daftar Korban yang Dilaporkan Masih Hilang (8 orang):

  1. Ira (Perempuan, asal Timur)
  2. Ilham (Laki-laki, Bandung)
  3. Pendi (Laki-laki, Lumajang)
  4. Anci (Laki-laki, Banjar)
  5. Sello (Laki-laki, asal Timur)
  6. Yanto (Laki-laki, asal Timur)
  7. Dedy (Laki-laki, Bandung)
  8. Bogel (Laki-laki, Malang)

Basarnas menegaskan bahwa semangat kemanusiaan menjadi dasar utama dalam setiap upaya pencarian dan pertolongan. Operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami berharap seluruh korban dapat segera ditemukan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung operasi ini,” Dody Setiawan Suwondo.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda

14 Mei 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH