Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 27 Jan 2024 11:54 WITA ·

Bekali Pentingnya Manfaat Bambu, Otorita IKN Sampaikan Ini ke Masyarakat Sekitar


 Bekali Pentingnya Manfaat Bambu, Otorita IKN Sampaikan Ini ke Masyarakat Sekitar Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaksanakan sosialisasi pemanfaatan potensi tanaman bambu sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat wilayah delineasi IKN.

Sosialisasi ini digelar di hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (26/1/2023) hingga Sabtu (28/1/1013), dan diikuti para peserta dari perwakilan pemerintahan kelurahan, desa hingga kecamatan yang wilayahnya masuk dalam kawasan delineasi IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin mengatakan, tanaman bambu menawarkan potensi besar di berbagai sektor, mulai dari kerajinan, bangunan hingga produk tisu dan pakaian. Keunikan bambu sebagai serat alami membuatnya juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesuburan tanah.

“Pertama potensi dari bambu ini kan besar, yang perlu saya sampaikan, bisa untuk kerajinan, konstruksi bangunan, kemudian bisa juga untuk tisu, dan bahan pakaian tertentu,” ujarnya kepada awak media, pada Sabtu (27/1/2024).

“Oleh karenanya kenapa ini menarik, ternyata bambu bisa menjadi tanaman penyerap karbon yang sangat baik, dan membantu menjaga kesuburan tanah,” sambungnya.

Selain itu, Alimudin juga meminta warga dan pemerintah di kawasan delineasi IKN untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar mereka untuk ditanami bambu yang produktif dan bernilai ekonomis.

“Kami mengajak masyarakat serta pemerintah untuk mendukung penanaman kembali di lahan-lahan bekas tambang dengan tanaman bambu,” pintanya.

Ini tidak hanya berdampak positif pada ekonomi, tetapi juga memperkuat upaya Kalimantan Timur sebagai penyumbang oksigen,” tambahnya.

Menurutnya, pendekatan ini bukan hanya pekerjaan serius, melainkan juga potensi pekerjaan sampingan. Beberapa desa, seperti Wonosari di Sepaku, sudah memulai penanaman bambu dengan melibatkan dukungan dari pemerintah setempat.

“Ini akan memberikan manfaat ekonomi langsung dan secara tidak langsung, serta mendukung prestasi lingkungan melalui potensi wisata unik yang dihasilkan dari produk-produk bambu yang dikembangkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Otorita IKN menghadirkan narasumber dari PT. Bambu Nusa Verde (BNV) dengan topik bahasan terkait pemanfaatan bambu untuk ecoeduwisata serta dilakukan peninjauan lokasi rencana lokasi pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sungai Selulang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.(ikn/ruz)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH