Menu

Mode Gelap
Disdikbud Samarinda Matangkan SPMB 2026, Tegaskan Larangan Pungutan Sekolah DPRD Samarinda Tekankan Transformasi Pendidikan Hadapi Era Digital DPRD Samarinda Soroti Kurikulum Baru hingga Krisis Guru, Minta Solusi Konkret PWI Kukar Gandeng Mahasiswa UMKT, Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi DPRD Kukar Terima Aksi Ratusan Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

IKN NUSANTARA · 23 Des 2025 12:00 WITA ·

Data Kependudukan Akurat, Perkuat Perencanaan Pembangunan Ibu Kota Nusantara


 Otorita IKN menyelenggarakan Penyerahan Produk Kerjasama Pendataan Pendudik Ibu Kota Nusantara (PPIKN) Tahun 2025 di Kantor BPS RI (15/12/2025). Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan Penyerahan Produk Kerjasama Pendataan Pendudik Ibu Kota Nusantara (PPIKN) Tahun 2025 di Kantor BPS RI (15/12/2025).

KUTAIPANRITA.ID, JAKARTA – Ketersediaan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan komprehensif menjadi fondasi utama dalam perencanaan, pembangunan, dan pengendalian pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Data yang valid memungkinkan penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pengembangan Nusantara sebagai kota masa depan.

Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, Otorita IKN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) Tahun 2025 guna menyediakan data dasar kependudukan bagi wilayah IKN.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Otorita IKN menerima Produk Kerja Sama PPIKN 2025 di Kantor BPS RI, Jakarta Pusat pada Senin (15/12/2025). PPIKN adalah hasil kolaborasi Otorita IKN dan BPS yang dilaksanakan berdasarkan Nota Kesepahaman tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik.

Pelaksanaan PPIKN 2025 melibatkan 856 petugas lapangan yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan dan pelatihan pada Mei-Juni 2025, pendataan lapangan pada 1 Juli-15 Agustus 2025, hingga pengolahan, tabulasi, dan evaluasi data pada Juli-November 2025. Hasil pendataan kemudian disampaikan pada Desember 2025.

Melalui PPIKN 2025, diperoleh gambaran utuh kondisi kependudukan IKN. Data menunjukkan bahwa jumlah penduduk IKN tercatat sebanyak 147.427 jiwa dengan 43.293 rumah tangga. Persebaran penduduk menunjukkan kepadatan tertinggi berada di beberapa desa, yaitu Desa Samboja Kuala, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa Pesisir, dan Telemow.

Dari sisi struktur demografi, penduduk IKN didominasi oleh usia produktif (15–64 tahun) dengan rasio ketergantungan sebesar 47,25, yang berarti setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 47 penduduk usia nonproduktif. Komposisi penduduk juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari penduduk IKN adalah Generasi Z dan Milenial, yang mencerminkan potensi bonus demografi dalam pembangunan Nusantara ke depan.

PPIKN 2025 menghasilkan data penting, termasuk fertilitas dan mortalitas, migrasi, pendidikan, bahasa, serta kondisi perumahan. Seluruh data yang dikumpulkan dilengkapi dengan metadata, termasuk geotag rumah tangga. Informasi lokasi yang tepat ini, memungkinkan pemerintah melakukan intervensi yang tepat sasaran. Contoh intervensi yang dapat dilaksanakan sesuai lokasi geografis penerima manfaat adalah penyediaan hunian layak, layanan dasar, dan pemenuhan kebutuhan kelompok rentan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa PPIKN adalah fondasi penting dalam pembangunan IKN yang sesuai dengan perencanaan berbasis data.

“Kolaborasi antara BPS dan Otorita IKN ini menunjukkan komitmen kita bersama, untuk membangun data dasar bagi pembangunan IKN. Jadi data kependudukan ini bukan survei, tetapi pencatatan penduduk menyeluruh, sehingga semua penduduk dicatat, termasuk saya sendiri sebagai penduduk di IKN. Data ini akan menjadi salah satu data dasar dalam pembangunan IKN,” ujar Basuki.

Melalui penyerahan produk kerja sama PPIKN 2025 ini, Otorita IKN memastikan seluruh proses pembangunan Ibu Kota Nusantara dilandaskan pada data yang valid, guna mewujudkan Nusantara sebagai kota masa depan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau IKN, Siap Bangun Kantor Layanan Khusus

4 Mei 2026 - 10:00 WITA

Pelantikan Matra Kaltim di IKN, Basuki Tegaskan Persatuan dan Peran Adat

4 Mei 2026 - 07:00 WITA

Kunjungi IKN, PP Pelti Yakin Pemindahan Ibu Kota Segera Terwujud

3 Mei 2026 - 09:00 WITA

Hardiknas 2026, IKN Perkuat Pendidikan Untuk Wujudkan Kota Dunia dan Hapus Kemiskinan

2 Mei 2026 - 19:00 WITA

Progres IKN Tuai Pujian, Ketua Pt Kaltim: Di Luar Ekspektasi

2 Mei 2026 - 17:00 WITA

IKN Youth Forum: Generasi Muda Diajak Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan

1 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA