Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

BERITA DAERAH · 14 Okt 2025 10:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Kolaborasi untuk Tingkatkan Kualitas PAUD Holistik dan Integratif


 Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pelaksanaan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif (PAUD HI) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

Program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga administrasi kependudukan. Tujuannya adalah memastikan seluruh hak, kebutuhan, dan kesejahteraan anak dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa pendekatan holistik dan integratif menjadi kunci agar anak usia dini tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga dalam aspek kesehatan, keamanan, dan perlindungan sosial.

“Kita libatkan banyak unsur. Ada Dinas P3A terkait perlindungan anak, Dukcapil untuk data kependudukan, Dinas Kesehatan dengan program gizi dan layanan kesehatan, hingga Dinas Perhubungan yang mendukung akses sumber belajar. Semua bergerak bersama untuk memenuhi hak anak,” ungkapnya, Senin (13/10/2025).

Menurut Pujianto, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan PAUD di Kukar. Dengan sinergi yang kuat, anak-anak diharapkan bisa tumbuh lebih sehat, terlindungi, dan mendapatkan pendidikan yang bermutu sejak usia dini.

Selain fokus pada pengembangan layanan, Disdikbud Kukar juga mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah (APS), khususnya bagi anak usia 5–6 tahun.

“Sekarang angka partisipasi sekolah kita masih sekitar 63 persen. Harapannya tahun depan bisa naik menjadi 70 hingga 80 persen,” ujarnya.

Pujianto menambahkan, pihaknya juga mengampanyekan pentingnya satu tahun PAUD sebelum memasuki jenjang SD sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun. Langkah ini dianggap penting agar kesiapan anak dalam aspek kognitif dan sosial lebih matang.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya PAUD. Minimal anak mengikuti satu tahun PAUD sebelum masuk SD, karena itu berpengaruh besar terhadap kesiapan belajar mereka,” tegasnya.

Disdikbud Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi antarinstansi dalam mendukung terciptanya generasi emas Kukar yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM

24 Juni 2026 - 18:00 WITA

Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat

24 Juni 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern

24 Juni 2026 - 15:00 WITA

Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

24 Juni 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong UMKM Naik Kelas, Sani Usul Kredit Tanpa Bunga hingga Rp50 Juta

24 Juni 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH