Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 14 Mei 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong PAUD Berkualitas Lewat Kolaborasi Lintas Sektor dan Peran Aktif PP PAUD


 Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kukar Pujiyanto. (indirwan/kutaipanrita.id) Perbesar

Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kukar Pujiyanto. (indirwan/kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.

Tidak hanya melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemkab Kukar juga menggandeng organisasi independen seperti Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) untuk memperluas dampak program pendidikan dasar ini.

Dalam hal itu, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kukar Pujiyanto menegaskan bahwa, PP PAUD memiliki peran penting dalam membina dan mendampingi para penyelenggara satuan pendidikan PAUD di daerah.

“PP PAUD ini fokusnya bukan pada pengelolaan program seperti Bunda PAUD, tapi lebih kepada pendampingan terhadap penyelenggara PAUD agar mereka bisa lebih maksimal menjalankan perannya,” ujar Pujiyanto, Rabu (14/05/2025).

Dalam waktu dekat, Kukar juga akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan dan mendapatkan wawasan baru dalam pengelolaan PAUD.

Pentingnya penguatan PAUD di Kukar turut melibatkan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti DP3A, Dinas Kesehatan, Dukcapil, D2KP, dan DPMD.

Dimana langkah itu menunjukkan bahwa pendidikan usia dini dipandang sebagai fondasi strategis pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

“Semua OPD harus berperan, pendidikan anak usia dini tidak bisa ditangani satu sektor saja, dan kita perlu pendekatan holistik serta integrative,” harap Pujiyanto.

Tak hanya itu, Pujiyanto juga mengungkapkan rencana pengukuhan pengurus PP PAUD di tingkat kecamatan yang masih menunggu penyesuaian jadwal akibat adanya keterbatasan anggaran.

Meski demikian, Disdikbud Kukar juga optimis bahwa langkah-langkah yang telah dan akan diambil dapat membawa perubahan signifikan dalam kualitas layanan PAUD di Kabupaten tertua di Timut Borneo ini.

“Harapan kami, seluruh sinergi ini bisa menghasilkan ekosistem PAUD yang lebih kokoh, berkualitas, dan menyentuh semua aspek tumbuh kembang anak secara menyeluruh,” pungkas Pujiyanto. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH