KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Tidak hanya melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemkab Kukar juga menggandeng organisasi independen seperti Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) untuk memperluas dampak program pendidikan dasar ini.
Dalam hal itu, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kukar Pujiyanto menegaskan bahwa, PP PAUD memiliki peran penting dalam membina dan mendampingi para penyelenggara satuan pendidikan PAUD di daerah.
“PP PAUD ini fokusnya bukan pada pengelolaan program seperti Bunda PAUD, tapi lebih kepada pendampingan terhadap penyelenggara PAUD agar mereka bisa lebih maksimal menjalankan perannya,” ujar Pujiyanto, Rabu (14/05/2025).
Dalam waktu dekat, Kukar juga akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan dan mendapatkan wawasan baru dalam pengelolaan PAUD.
Pentingnya penguatan PAUD di Kukar turut melibatkan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti DP3A, Dinas Kesehatan, Dukcapil, D2KP, dan DPMD.
Dimana langkah itu menunjukkan bahwa pendidikan usia dini dipandang sebagai fondasi strategis pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.
“Semua OPD harus berperan, pendidikan anak usia dini tidak bisa ditangani satu sektor saja, dan kita perlu pendekatan holistik serta integrative,” harap Pujiyanto.
Tak hanya itu, Pujiyanto juga mengungkapkan rencana pengukuhan pengurus PP PAUD di tingkat kecamatan yang masih menunggu penyesuaian jadwal akibat adanya keterbatasan anggaran.
Meski demikian, Disdikbud Kukar juga optimis bahwa langkah-langkah yang telah dan akan diambil dapat membawa perubahan signifikan dalam kualitas layanan PAUD di Kabupaten tertua di Timut Borneo ini.
“Harapan kami, seluruh sinergi ini bisa menghasilkan ekosistem PAUD yang lebih kokoh, berkualitas, dan menyentuh semua aspek tumbuh kembang anak secara menyeluruh,” pungkas Pujiyanto. (ADV/DisdikbudKukar)
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuz












