Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent

BERITA DAERAH · 5 Des 2025 05:32 WITA ·

DPRD Kaltim Desak Pemerintah Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan HIV


 Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Fuad Fakhruddin (istimewa) Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Fuad Fakhruddin (istimewa)

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, menyoroti perubahan pola pergaulan dan peningkatan perilaku berisiko sebagai faktor yang ikut memengaruhi tren peningkatan kasus HIV di Kalimantan Timur dalam beberapa tahun terakhir.

Fuad menjelaskan bahwa beberapa tahun lalu kasus HIV di Kaltim relatif rendah dibandingkan daerah lain. Namun, kondisi itu mulai berubah seiring meningkatnya pola pergaulan yang tidak sehat dan bertambahnya kasus penyimpangan seksual.

Menurutnya, perubahan perilaku tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dan keluarga. Ia menegaskan pentingnya penyuluhan langsung kepada kelompok remaja dan pemuda untuk memberikan pemahaman mengenai risiko penyakit tersebut.

Fuad menekankan bahwa edukasi juga diperlukan untuk membantu orang tua memahami kondisi pergaulan anak-anak zaman sekarang sehingga mereka dapat memberikan pendampingan yang lebih efektif. Menurutnya, intervensi keluarga akan berdampak besar pada pencegahan.

Fuad Fakhruddin, mendorong pemerintah memperluas layanan pemeriksaan rutin dan mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Selain edukasi, Fuad menilai langkah teknis seperti pemeriksaan berkala, peningkatan fasilitas kesehatan, serta kampanye pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, terutama di wilayah yang mencatat peningkatan kasus signifikan.

Menurutnya, pengendalian HIV bukan hanya masalah kesehatan semata, tetapi juga berkaitan dengan ketenangan sosial masyarakat.
Fuad menegaskan bahwa langkah cepat dan terukur dapat membantu mengurangi kekhawatiran publik.

“Kita berharap koordinasi antara dinas kesehatan, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan baik agar penanganan bisa lebih efektif,” tutupnya.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH