SAMARINDA — Komitmen DPRD Kaltim untuk meningkatkan kontribusi Sungai Mahakam terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) diwujudkan melalui serangkaian rapat bersama sejumlah instansi pengelola alur sungai. Pertemuan tersebut melibatkan KSOP, Pelindo, BWS, MBS, dan Komisi II DPRD Kaltim.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengatakan pertemuan itu digelar untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan potensi sungai sebagai sumber pendapatan daerah.
“Kita minta rekan-rekan yang berkepentingan itu bisa lebih memaksimalkan lagi potensi alur Sungai Mahakam untuk PAD kita. Harusnya bisa besar,” tegasnya.
Menurut Ananda, peningkatan PAD bukan hanya soal angka, tetapi berdampak langsung pada pelayanan publik. Ia menilai bahwa jika potensi tersebut digarap maksimal, kualitas layanan pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dapat meningkat signifikan.












